Armenia Kembali Melanggar Gencatan Senjata, Pemukiman Sipil Azerbaijan Digempur Roket

Anak-anak Azerbaijan menjadi korban serangan militer Armenia. Foto: kolase

Indonesiainside.id, Baku – Pasukan separatis Armenia kembali melanggar gencatan senjata di wilayah Nagorno-Karabakh yang diduduki secara ilegal. Pelanggaran itu dilakukan hanya beberapa jam setelah gencatan senjata baru atas nama kemanusiaan diberlakukan pada tengah malam.

“Pasukan Armenia melanggar kesepakatan gencatan senjata lagi,” kata kementerian pertahanan di Baku dalam sebuah pernyataan.

Azerbaijan menambahkan bahwa Armenia menembakkan artileri dan mortir ke berbagai arah dan melancarkan serangan pagi hari di sepanjang garis depan.

Pada 10 Oktober, Baku dan Yerevan menyetujui gencatan senjata mulai tengah hari untuk memungkinkan pertukaran tahanan dan pemulihan mayat di Nagorno-Karabakh.

Sebelum 24 jam berlalu perjanjian tersebut, Tentara Armenia melakukan serangan rudal di Ganja, menewaskan 10 orang dan melukai 35 lainnya.

Pada 15 Oktober, juga menargetkan warga sipil yang mengunjungi pemakaman di kota barat Terter. Empat orang tewas dan empat lainnya luka-luka dalam serangan itu.

Sabtu pagi, sedikitnya 13 warga sipil tewas, termasuk empat wanita dan tiga anak di bawah umur, sementara hampir 50 lainnya cedera ketika rudal Armenia sekali lagi menghantam Ganja.

Serangan di kota itu terjadi hanya enam hari setelah sebuah rudal menghantam bagian pemukiman lain di kota berpenduduk lebih dari 300.000 orang, menewaskan 10 warga sipil dan membuat banyak orang gelisah.

Daerah berpenduduk sipil Azerbaijan telah diserang hebat oleh Armenia sejak bentrokan pecah antara pasukan Armenia dan Azerbaijan pada akhir September di wilayah Nagorno-Karabakh.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here