Beli Rumah Sekarang Atau Ngontrak Selamanya, Yuks Manfaatkan Fasilitas dari Pemerintah, Ini Caranya

Ilustrasi Perumahan.

Indonesiainside.id, Jakarta – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional dan Bappenas pernah menyebutkan pada 2030-2040, Indonesia diprediksi mengalami masa bonus demografi.

Pada saat itu, jumlah penduduk usia produktif (berusia 15-64 tahun) lebih besar dibandingkan penduduk usia tidak produktif (berusia di bawah 15 tahun dan di atas 64 tahun).

Pada periode tersebut, penduduk usia produktif diprediksi mencapai 64 persen dari total jumlah penduduk yang diproyeksikan sebanyak 297 juta jiwa.

Dengan kondisi demikian, tentunya segala sesuatu harus disiapkan untuk memenuhi kebutuhan penduduk usia produktif tentunya dengan tingkat penghasilan yang lebih baik dari generasi sekarang.

Termasuk yang harus diantisipasi dalam hal ini penyediaan rumah bagi 64 persen penduduk Indonesia tersebut. Berbagai regulasi telah disiapkan untuk menyediakan rumah bagi generasi mendatang termasuk skema pembiayaan yang menarik.

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat telah membuat regulasi yang menarik untuk meningkatkan pasokan rumah termasuk dalam hal ini penyediaan fasilitas subsidi dan uang muka.

Termasuk dalam hal ini membentuk Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) yang bertugas untuk menghimpun dana masyarakat dan dana-dana jangka panjang lainnya untuk memudahkan masyarakat dalam memiliki rumah.

BP Tapera ini nantinya tidak hanya memberikan layanan hunian subsidi saja, namun juga akan memberikan layanan hunian komersial. Tujuannya untuk membantu masyarakat dalam memiliki rumah.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here