Mahfud MD: Semua Undang-Undang Punya Sisi Kelemahan

Menko Polhukam Mahfud MD

Indonesiainside.id, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD semua undang-undang punya sisi kelemahan. Karenanya, dibentuklah mahkamah konstitusi untuk mengajukan Judicial Review.

“Mana ada UU di Indonesia tidak diprotes? Yang tahun ini semua diprotes. Ya, ndak apa-apa, tetapi negara ini kan harus jalan. Bukan kalau diprotes kemudian berhenti, evaluasi,” ujar mantan Ketua MK itu, dilansir Antara, Rabu(21/10).

Itulah sebabnya, kata dia, dibentuklah lembaga Mahkamah Konstitusi (MK) untuk menangani pengaduan terhadap perundang-undangan.

“Bahkan, jika memang mau mencari kesalahan tentu semua UU punya sisi kelemahan sehingga dipersilakan jika mengajukan “judicial review” ke MK,” kata Mahfud dalam talk show bertajuk Setahun Jokowi-Ma’ruf di salah satu televisi swasta, Jakarta, Selasa (20/10) malam.

Mahfud menyebutkan proses penyerapan aspirasi dalam penyusunan omnibus law UU Cipta Kerja sudah berjalan.

“Bahwa ada orang tidak setuju, itu soal lain,” katanya.

Yang jelas, kata dia, proses penyerapan aspirasi dalam penyusunan Omnibus Law UU Cipta Kerja sudah berjalan, misalnya dari Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal.

“Said Iqbal itu sudah beberapa kali ke kantor saya, menyampaikan 13 usul perbaikan, sudah ditampung. Ditampung, dalam arti mari dirembuk. Pasalnya dirembuk, mari cari jalan tengah,” katanya.

Kemudian, kata Mahfud, ketika ada polemik soal klaster pendidikan dalam UU Omnibus Law sehingga akhirnya dicabut.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here