Tunangan Khashoggi Gugat Putra Mahkota Saudi di Pengadilan AS

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump - Putra Mahkota Arab Saudi Mohammad bin Salman

Indonesiainside.id, Washington – Putra mahkota Arab Saudi, Muhammad bin Salman alias MBS digugat ke pengadilan Amerika Serikat. Dia dituduh telah memerintahkan pembunuhan terhadap jurnalis Saudi, Jamal Khashoggi,.

Gugatan tersebut dilayangkan oleh Hatice Cengiz, tunangan Khashoggi. Gugatan perdata yang diajukan pada Selasa (20/10), tidak menentukan besaran ganti rugi yang dituntut dari Putra Mahkota Mohammed bin Salman tetapi menyebut 20 warga Saudi lain sebagai terdakwa.

Gugatan itu dilayangkan bertepatan dengan komplikasi dalam hubungan AS-Saudi akibat pembunuhan Khashoggi pada 2018, perannya dalam perang saudara di Yaman, dan masalah lainnya.

Kedutaan Saudi tidak segera menanggapi permintaan komentar atas gugatan tersebut. Putra mahkota, yang dikenal dengan inisial MBS, membantah memerintahkan pembunuhan Khashoggi.

Kashoggi dikenal sebagai pengkritik kebijakan putra mahkota melalui kolomnya di Washington Post. Dia tewas dengan jasad terpotong-potong di konsulat Saudi di Istanbul, Turki.

Khashoggi pergi ke sana untuk mendapatkan surat-surat yang ia butuhkan untuk menikahi tunangannya, Cengiz, seorang warga negara Turki.

Cengiz dan Democracy for the Arab World Now (DAWN), sebuah kelompok hak asasi manusia yang berbasis di AS yang didirikan oleh Khashoggi, mengajukan gugatan di Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Columbia.

Gugatan itu menyebutkan beberapa pembantu dan pejabat putra mahkota yang dihukum di Arab Saudi atas pembunuhan tersebut. Jaksa penuntut menyatakan kasus Saudi ditutup.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here