DPRD Sebut Proyek Ratusan Miliar di Surabaya Tidak Ada Efek Ekonomi untuk Rakyat

Indonesiainside.id, Surabaya – Sejumlah proyek senilai ratusan miliar rupiah di Kota Surabaya, Jawa Timur, mendapat sorotan dari kalangan anggota DPRD setempat karena dinilai tidak ada efek ekonomi untuk rakyat.

Anggota Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Kota Surabaya Buchori Imron di Surabaya, Kamis (22/10), mengatakan banyak proyek Pemkot Surabaya tanpa perencanaan dan Detail Engineering Design (DED) yang matang.

“Sehingga yang terjadi, pembangunan itu hanya asal atau juga sesuai dengan pesanan penguasa,” katanya.

Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Surabaya ini mencontohkan jembatan bambu yang dibangun di Kawasan Wisata Mangrove, Wonorejo, Rungkut, Surabaya. Jembatan yang dibangun dengan APBD Kota Surabaya senilai Rp1,2 miliar itu saat ini tidak terawat dan beberapa bagian sisinya kondisinya ambruk.

“Proyeknya kebanyakan tanpa konsep dan DED yang jelas, langsung dikerjakan begitu saja, proyek jembatan mangrove itu kecil, tapi kalau sampai roboh banyak wisatawan datang kesana kan memalukan, masak Pemkot tidak punya tenaga di paling bawah, tempat wisata kok amburadul,” katanya.

Anggota DPRD Surabaya dua periode ini mempertanyakan anggaran pembangunan jembatan dengan bahan bambu yang menghabiskan dana miliaran rupiah sungguh tidak masuk akal. Secara kasat mata saja bisa diperkirakan, estimasi anggaran yang dibutuhkan harusnya dikisaran ratusan juta itupun sudah sangat cukup dan jembatan yang dihasilkan pasti berkualitas.

“Itu tidak masuk akal, kalau hanya bahan bambu ratusan juta sudah cukup,” ungkapnya.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here