Penumpang Terminal Pulogebang Wajib Tunjukkan Surat Sehat

Terminal Pulo Gebang

Indonesiainside.id, Jakarta – Penumpang yang akan ke luar kota melalui Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur, diwajibkan untuk menunjukkan surat keterangan sehat dari dokter kepada operator.

“Harus punya surat keterangan sehat bahwa penumpang bersangkutan tidak pilek ataupun batuk. Surat itu ditunjukkan kepada petugas sebelum memesan tiket perjalanan,” kata Kepala Satuan Pelaksana Operasional Terminal Pulo Gebang Afif Muhroji di Jakarta, Sabtu.

Surat keterangan kesehatan itu ditunjukkan kepada petugas cek poin di lantai mezzanine yang menjadi area pembelian tiket perjalanan bus.

Surat keterangan dokter itu disertakan saat penumpang mengisi keterangan Corona Likelihood Metric (CLM) yang merupakan aplikasi uji risiko mandiri terhadap gejala COVID-19.

Petugas cek poin akan mendata identitas penumpang untuk keperluan pelacakan (contact tracing) melalui metode epidemiologi bila terjadi kasus positif COVID-19 di suatu tempat.

“Apabila penumpang tidak memiliki alat komunikasi yang mendukung aplikasi tersebut, akan ada petugas yang membantu,” katanya.

Aturan tersebut merupakan bagian dari protokol kesehatan yang kini berlaku di Terminal Terpadu Pulo Gebang selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi.

Protokol kesehatan juga berlaku di gerbang masuk terminal melalui pengukuran suhu tubuh penumpang serta wajib masker dan jaga jarak.

“Penumpang juga kita imbau untuk selalu mencuci tangan. Kalau di dalam bus kita tetap memberlakukan kapasitas 50 persen penumpang,” ujarnya.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here