Selain Minta Uang, Amerika Tekan Sudan Untuk Normalisasi Hubungan dengan Zionis

Menlu Amerika Mike Pompeo dan pemimpin Sudan Jendral And Fattah

Indonesiainside.id, Darfur – Udang di balik batu penghapusan Sudan sebagai negara sponsor terorisme versi Amerika, akhirnya terbongkar.

Ternyata selama ini para pembantu Presiden AS Donald Trump telah menekan Sudan untuk mengambil langkah-langkah menuju normalisasi hubungan dengan Israel, menyusul langkah serupa yang ditengahi AS dalam beberapa pekan terakhir oleh Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain.

Pejabat Sudan membahas penghapusannya dari daftar terorisme AS di UEA sebagai imbalan atas pengakuan atas negara Israel, ungkap sebuah laporan.

Israel dan Sudan akhirnya pada Jumat sepakat untuk menormalisasi hubungan dalam kesepakatan yang ditengahi dengan bantuan Amerika Serikat, menjadikan Sudan negara Arab ketiga yang mengesampingkan permusuhan dengan Israel dalam dua bulan terakhir, lansir Daily Sabah.

Trump telah mengatakan kepada Kongres AS bahwa dia akan menghapus Sudan sebagai negara sponsor terorisme, Gedung Putih mengatakan pada Jumat setelah Sudan mentransfer 335 juta dolar ke rekening untuk para korban dan keluarganya.

Pemerintah transisi Sudan, yang bertanggung jawab sejak penggulingan Presiden Omar al-Bashir tahun lalu, telah mendorong negaranya agar keluar dari daftar sponsor terorisme versi AS, sehingga menghalangi kemampuannya untuk mengakses pinjaman luar negeri untuk mengatasi krisis ekonomi.

Pemerintah Sudan di bawah tekanan untuk memperbaiki krisis ekonomi, yang telah memburuk sejak penggulingan al-Bashir. Inflasi mencapai hampir 170% pada bulan Agustus, dan mata uang tersebut telah terjun bebas. Pada bulan yang sama, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengangkat masalah Sudan agar menjalin hubungan dengan Israel selama kunjungan.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here