Gus Nur Ditangkap, Gus Nawawi Tanya: Bagaimana Kasus Ade Armando, Abu Janda dan Denny Siregar Bukankah Ujaran Kebencian Juga?

Abu Janda, Denny Siregar dan Ade Armando. Foto: kolase

Indonesiainside.id, Jakarta – Penangkapan Sugi Nur Raharja atau yang biasa dipanggil Gus Nur oleh Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri  ramai diperbincangkan masyarakat dan netizen di media sosial. Selain mempertanyakan proses penangkapannya, juga masalah mendasar terkait persamaan hukum di negeri ini. 

Pasal 27 ayat (1) UUD 1945 berbunyi :
Segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya.

“Kita menuntut adanya persamaan di hadapan hukum dalam kasus ini,” kata Gus Nawawi, pendiri channel YouTube blak-blakan @Amazing Pasuruan, yang juga keluarga besar Ponpes As Sholchah Warungdowo, Pasuruan, Ahad(25/10), mengomentari penangkapan Gus Nur oleh polisi.

Gus Nawawi lantas menyinggung dengan kasus penistaan agama lainnya, misalnya kasusnya Ade Armando, Abu Janda, dan Denny Siregar. “Ade Armando yang diduga menista agama Islam yang mengatakan Allah bukan orang Arab, Allah tentu senang kalau ayatnya dibaca dengan gaya Minang, Hip hop…terus itu sudah dilaporkan,” katanya.

Kemudian bagaimana juga dengan kasusnya Abu Janda. Permadi Arya atau dikenal dengan sebutan Abu Janda ini sudah berkali-kali dilaporkan polisi atas penistaan tapi sampai sekarang kasusnya menguap begitu saja.

“Banyak sekali kasus Abu Janda ini, dilaporkan tapi sampai sekarang kan juga masih belum ada kejelasannya,” tegasnya.

Dia juga mempertanyakan kasus Denny Siregar yang dilaporkan berkali-kali oleh Umat Islam. Terbaru diadukan oleh Forum Mujahid Tasikmalaya (FMT) namun sudah empat bulan kasusnya masih tidak jelas kelanjutannya seperti apa. Hal sangat berbeda dengan kasus Sugi Nur Raharja. Baru dilaporkan dalam 3×24 jam langsung ditangkap dan jadi tersangka.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here