Sempat Kejar-kejaran dan Diwarnai Tembakan, Ternyata Penyelundup Sabu Seorang Oknum Perwira Polisi Berpangkal Kompol

Indonesiainside.id, Pekanbaru – Perwira Kepolisian berpangkat Kompol, Imam Zaidi Zaid yang menjabat Kasi Ident Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau mengakhiri pengabdiannya dengan buruk. Ia dicap sebagai penghianat bangsa usai ditangkap terkait penyalahgunaan sabu 16 kilogram di Pekanbaru.

Kapolda Riau Irjen Agung Setia Imam Effendi dalam konferensi persnya, Ahad (25/10), memastikan proses hukum bagi yang bersangkutan baik hukuman internal maupun hukum pidananya. Dia pun melontarkan bahwa yang bersangkutan mulai detik itu bukanlah anggota lagi.

“Sekarang bukan (anggota) lagi. Saya berharap hakim akan memutuskan hukuman yang layak para pengkhianat bangsa ini”, katanya.

Pengungkapan kasus narkotika dan obat-obatan terlarang ini diungkap oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau pada Jumat lalu (23/10). Tersangka perwira polisi bersama rekannya HW diamankan usai kejar-kejaran di Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru.

Dua tersangka dengan bermobil awalnya berhenti di Jalan Parit Indah Pekanbaru dan diketahui polisi berbalik arah ke jalan Sudirman sehingga tim mengejarnya.

Pada saat dikejar, salah satu tersangka membuang tas di jalan dan langsung diamankan oleh anggota. Sedangkan tim lain tetap mengejar mobil tersangka. Setelah beberapa saat tersangka melarikan diri tim menembak ke arah dalam mobil beberapa kali serta menabrak mobil tersangka di Jl. Soekarno Hatta depan Showroom Arengka Auto Mall Pekanbaru.

Pada saat tim melakukan penangkapan dan interogasi lebih lanjut maka didapati bahwa pengemudi mobil seorang anggota Polri berpangkat Kompol. Kemudian tim mengamankan kedua tersangka serta membawa ke rumah sakit Bhayangkara guna dilakukan pengobatan. Barang bukti narkoba jenis sabu-sabu dalam kemasan teh berupa 16 bungkus besar.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here