Meksiko Tetapkan Masa Berkabung Tiga Hari Untuk Korban Corona

Ilustrasi pemakaman jenazah Covid-19. Foto: cna

Indonesiainside.id, Jakarta – Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador pada Selasa (27/10) mengungkapkan rencananya untuk menetapkan masa berkabung nasional selama tiga hari sebagai bentuk penghormatan bagi mereka yang meninggal akibat penyakit coronavirus baru (COVID-19).

Masa berkabung itu akan bertepatan dengan perayaan tradisional Meksiko, Hari Orang Mati (Day of the Dead), yang jatuh pada awal November, saat keluarga-keluarga di negara itu mendirikan altar untuk mengenang orang-orang terkasih yang telah meninggal.

“Pandemi ini telah membuat kita sangat menderita karena begitu banyak orang yang meninggal, baik kenalan maupun teman,” ujar sang presiden dalam konferensi pers hariannya di Istana Nasional di Mexico City.

Dalam tiga hari masa berkabung itu yang dimulai pada 31 Oktober hingga 2 November, bendera nasional Meksiko akan dikibarkan setengah tiang di semua bangunan publik, dan sebuah altar akan didirikan untuk menghormati para korban meninggal di Istana Nasional yang hanya dapat diakses oleh kerabat korban di bawah langkah sanitasi yang ketat.

Jumlah kematian akibat COVID-19 di Meksiko mencapai 89.171 orang, sementara jumlah kasus infeksi tercatat di angka 895.326.(EP)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here