Prancis Catat 523 Kematian dalam Sehari akibat Covid-19, Masuk 5 Besar Terburuk di Dunia

Seorang petugas medis Prancis yang menangani pasien virus corona. foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Prancis kini tak hanya menjadi perhatian akibat pernyataan kontroversial Presiden Emmanuel Macron yang membenci Islam, menyudutkan, menghina, dan mendukung Islamofobia. Prancis juga menjadi sorotan dunia akibat kasus Covid-19 yang melejit tajam di negara itu.

Bahkan, dalam sehari saja, jumlah kematian harian akibat Covid-19 negeri penyokong kartun kontroversial yang mengina Islam itu bertambah hampir dua kali lipat pada Selasa (27/10).

Selama 24 jam terakhir, pemerintah Prancis mencatat 523 kematian akibat Covid-19, naik secara signifikan dari 265 kasus pada Senin dan merupakan jumlah tertinggi dalam enam bulan terakhir.

Kini, Prancis masuk lima besar negara terburuk dalam menghadapi Covid-19 dengan total kasus sebanyak 1.198.695 pasien positif. Total kasus kematian mencapai 35.541 kasus. Sementara penderita aktif Covid-19 tercatat 1.050.438 kasus, atau tertinggi kedua di bawah Amerika Serikat (AS).

Menurut Kementerian Kesehatan Prancis, sebanyak 292 kasus kematian terjadi di rumah sakit, sementara 231 lainnya di panti jompo. Infeksi juga melonjak pada Selasa, dengan 33.417 kasus baru, naik 6.646 dibandingkan hari sebelumnya. Total infeksi di negara itu hingga saat ini mencapai hampir 1,199 juta.

Dalam pidatonya yang dijadwalkan pada Rabu, Presiden Emmanuel Macron diperkirakan akan mengumumkan pembatasan virus korona baru, kemungkinan jam malam yang lebih awal, atau kemungkinan lainnya. (Aza/AA)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here