Dor Dor… Pria Kulit Hitam Gangguan Mental Ambruk Diterjang Pelor Polisi, Kerusuhan Rasial Ancam Amerika

Indonesiainside.id, Philadelphia – Isu rasialisme kembali muncul ketika seorang polisi memuntahkan peluru ke seorang kulit hitam yang diduga memiliki penyakit mental di Philadelphia, Amerika. Kematian pria kulit hitam ini dikhawatirkan akan memunculkan gelombang rusuh baru jelang Pilpres Amerika.

Kota-kota AS kini bersiap untuk kerusuhan sipil lebih lanjut ketika ratusan orang turun ke jalan di wilayah Brooklyn, New York City dan Philadelphia, Pennsylvania menyusul penembakan mematikan oleh polisi terhadap seorang pria kulit hitam yang membawa pisau.

Ketegangan telah mencengkeram jalan-jalan sejak penembakan polisi yang mematikan pada hari Senin terhadap Walter Wallace, 27, yang digambarkan oleh kerabatnya menderita gangguan mental, dalam konfrontasi dengan penegak hukum.

Protes, yang bertujuan mencapai kesetaraan ras dan menentang kebrutalan polisi, sekali lagi berubah menjadi kekerasan, dengan bentrokan antara polisi dan pengunjuk rasa dan penjarahan toko.

Di Philadelphia, demonstrasi hari Selasa dimulai dengan damai tetapi menjadi konfrontatif saat malam menjelang. Polisi muncul dengan paksa untuk mengepung distrik komersial Philadelphia Barat.

Sedangkan penjarah masuk ke pusat bisnis di tempat lain di bagian kota Port Richmond. Di sisi lain, polisi dengan perlengkapan anti huru hara tampak terlibat aksi dorong mendorong dengan pengunjuk rasa yang mengejek dari barikade.

“Sekitar 30 orang telah ditangkap,” kata juru bicara Departemen Kepolisian New York kepada Reuters melalui telepon, tanpa menjelaskan alasan penangkapan tersebut.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here