100 Jamaah Umrah Dikabarkan Gagal Berangkat, 22 Orang Positif Covid-19

Kelompok pertama umat muslim melakukan ibadah umrah dengan penerapan protokol kesehatan di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi, Sabtu (3/10/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Yasser Bakhsh/foc.

Indonesiainside.id, Jakarta – Sebanyak 100 jamaah umrah asal Indonesia dikabarkan gagal ke Tanah Suci dalam pemberangkatan 1 November 2020.

Pembatalan tersebut terjadi karena ada 22 orang yang dinyatakan positif Covid-19. Lainnya, 88 orang terhambat proses administrasi, seperti masalah visa dan proses tes usap yang wajib dilakukan dua kali oleh para calon jamaah.

Sejumlah pengusaha travel perjalanan haji berharap perlu evaluasi proses pemberangkatan perdana jamaah umrah. Misalnya, proses pengurusan visa yang terlambat, atau belum selesai menjelang jadwal pemberangkatan pesawat.

Ada beberapa alasan 100 jamaah tersebut tidak berangkat, yaitu:

1. Jamaah belum memiliki visa umrah. Beberapa jamaah, visanya baru keluar di last minute dan beberapa lainnya keluar di saat counter check in pesawat sudah tutup dan pesawat sudah bergerak mundur.

2. Jamaah belum memiliki hasil PCR test negatif, dikarenakan adanya aturan bahwa PCR test harus memiliki validasi 72 jam. Banyak jamaah dari luar dearah menjalani tes sehari sebelumnya. Kondisi ini menyebabkan penumpukan sehingga banyak jamaah sudah memiliki tiket dan visa tetapi belum memiliki hasil PCR test.

3. Jamaah belum memiliki tiket pesawat. Beberapa jamaah ternyata belum memiliki reservasi yang confirm dan tiket untuk terbang ke Jeddah sehingga mereka tidak bisa berangkat.

“Jamaah yang gagal berangkat dengan ketiga alasan tersebut diatas diberikan opsi untuk diberangkatkan kembali pada penerbangan Saudi airlines yang tersedia barikutnya yaitu pada tanggal 3 November 2020. Artinya, jamaah tersebut harus memastikan bahwa pihak maskapai sudah merubah reservasi tiketnya ke tanggal di maksud dan sudah confirm mendapatkan seatnya, ” demikian sebuah tulisan berjudul “100 Orang Jamaah Umroh Gagal Berangkat Dipemberangkatan Perdana Umroh New Normal dari Indonesia”, dikutip dari Kompasiana.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here