Menkopolhukam: Rizieq Shihab Mau Pulang atau Nggak itu Kan Urusan Dia

Indonesiainside.id, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menanggapi kepulangan Habib Rizieq Shihab yang rencananya tiba 10 November 2020 mendatang. Menurut Mahfud, pemerintah tidak pernah membahas khusus soal pulang atau tidaknya imam besar FPI tersebut dan juga tidak pernah menghalangi.

Hal ini disampaikan Mahfud MD kala menanggapi pertanyaan Ade Armando di Kanal YouTube CokroTV, dilihat Kamis (5/11), soal kepulangan Rizieq dan pernyataan soal memimpin revolusi.

“Nggak, terus terang pemerintah tidak pernah membahas itu secara khusus, kita nggak anggap itu serius karena Rizieq Shihab itu bukan Khomeini.” kata Mahfud.

Dikatakannya, ketika Khomeini (pemimpin spiritual Iran), hendak pulang dari Paris, seluruh rakyat menyambutnya karena dia dianggap figur orang suci. Hal ini berbeda dengan Rizieq Shihab.

“Khomeini mau pulang dari Paris seluruh rakyatnya mau menyambut karena Khomeini itu orang suci, kalau Rizieq pengikutnya kan nggak banyak juga kalau dibandingkan dengan umat islam pada umumnya, jadi kita tidak khawatir juga,” tegasnya.

Pemerintah Indonesia juga tidak akan menghalang-halangi Imam Besar FPI itu mau pulang atau tidak, karena setahu dirinya, Rizieq itu tidak bisa balik ke Indonesia karena dicekal pemerintah Arab Saudi.

“Yang kedua soal Rizieq Shihab mau pulang atau nggak itu kan urusan Rizieq Shihab, kita tidak boleh menghalangi, cuma yang saya tahu dari sumber informasi resmi, Rizieq Shihab sampai beberapa waktu lalu memang dicekal pemerintah Arab Saudi,” ujarnya.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here