Sempat Dicurigai Himpun Dana Ilegal, Habib Rizieq Ditandai ‘Garis Merah’ Pemerintah Arab Saudi

Menkopolhukam RI Prof Mahfud MD di Kanal YouTube CokroTV

Indonesiainside.id, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD mengungkapkan informasi dari sumber resmi soal masalah yang membelit Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) di Arab Saudi. Menurutnya, Pemerintah Indonesia tidak menghalang-halangi kepulangan HRS selama ini, karena setahu dirinya, Rizieq itu tidak bisa balik ke Indonesia karena dicekal pemerintah Arab Saudi.

“Soal Rizieq Shihab mau pulang atau nggak itu kan urusan Rizieq Shihab, kita tidak boleh menghalangi, cuma yang saya tahu dari sumber informasi resmi, Rizieq Shihab sampai beberapa waktu lalu memang dicekal pemerintah Arab Saudi,” ujar Mahfud MD di Kanal YouTube CokroTV, dilihat Kamis(5/11).

Dijelaskannya, Rizieq Shihab sampai beberapa waktu lalu memang dicekal pemerintah Arab Saudi, bukan pemerintah Indonesia karena dianggap melakukan penghimpunan dana secara ilegal, dianggap melakukan kegiatan politik sehingga dicekal. “Nah setelah diurus sekitar sebulan atau tiga minggu lalu, Saudi sudah mencabut karena dianggap tidak cukup bukti, oleh sebab itu kasus itu dicabut sehingga dia tidak lagi menjadi tersangka atau orang yang diduga melakukan pelanggaran itu,” katanya.

Ditambahkannya, tuduhan pemerintah Arab Saudi atas tindakan penghimpunan dana ilegal, karena biasanya ada orang yang datang kemudian memberinya bisyarah atau amplop, dan itu sebenarnya kebiasaan orang-orang ketika mengunjungi. Namun ada yang melaporkannya ke pemerintah Saudi, karenanya diberi tanda ‘garis merah’ bahwa orang ini tidak boleh keluar dari sana.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here