Biden Unggul Sementara dengan 253 Suara Elektoral, Trump 214 Suara

Calon presiden Amerika Serikat dari Demokrat dan mantan wakil presiden Joe Biden berbicara dalam sebuah pemberhentian kampanye di Johnstown, Pennsylvania, Amerika Serikat, Rabu (30/9/2020). REUTERS/Mike Segar/nz/cfo (REUTERS/MIKE SEGAR)

Indonesiainside.id, Washington – Kandidat presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Joe Biden, memimpin sementara dengan 917 suara di Georgia, menurut laporan CNN pada Jumat, ketika penghitungan suara terus berlanjut di negara bagian itu.

Biden bersaing ketat dengan Presiden Donald Trump untuk memperebutkan Gedung Putih. Tidak ada di antara dua kandidat itu yang saat ini memiliki cukup suara Electoral College untuk dinyatakan sebagai pemenang pemilihan presiden AS 2020.

Menurut data Edison Research, sejauh ini Biden memperoleh 253 Electoral College–sedikit lagi untuk mencapai batas minimal 270 Electoral College yang diperlukan sebagai syarat kemenangan, sementara Trump mendapat 214 Electoral College.

Bila ia memenangkan 17 suara elektoral di Georgia, mantan wakil presiden AS itu akan mencapai jumlah minimal 270 yang dia butuhkan untuk mengamankan kursi kepresidenan.

Biden, 77, akan menjadi presiden berikutnya jika memenangi Pennsylvania, atau dengan menang di dua dua dari trio negara bagian: Georgia, Nevada dan Arizona.

Sementara itu, peluang Trump tampak lebih sempit. Dia harus bisa unggul di Pennsylvania dan Georgia, juga menyalip Biden di Nevada atau Arizona.

Biden sekarang unggul dengan 917 suara di Georgia. Di negara bagian itu, penghitungan dilanjutkan pada Jumat pagi.

Pergeseran di Georgia terjadi beberapa jam setelah Trump muncul di Gedung Putih untuk secara keliru mengklaim bahwa pemilihan umum presiden itu telah “dicuri” darinya.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here