Ratusan Warga Dievakuasi dari Zona Rawan Gunung Merapi

Gunung Merapi meletus dengan tinggi kolom asap mencapai 5.000 meter dari puncak. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Ratusan warga yang masuk kategori rentan akan dievakuasi dari zona rawan Gunung Merapi seiring meningkatnya aktivitas gunung api tersebut sejak Kamis. Gunung yang berlokasi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah tersebut kini berstatus Siaga atau level 3.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Jawa Tengah Safrudin mengatakan ada total sembilan desa di Kabupaten Magelang, Boyolali, dan Klaten yang masuk zona rawan dan diprediksi terdampak aktivitas Merapi.

Kelompok rentan yang dievakuasi lebih dulu terdiri dari warga lanjut usia, ibu hamil dan menyusui, anak-anak, dan penyandang disabilitas. “Hari ini 79 warga yang rentan dari Desa Krincing sudah dievakuasi ke desa lain di zona aman. Warga rentan dari desa lainnya menyusul,” kata Safrudin kepada Anadolu Agency, Jumat (6/11).

Mereka akan ditempatkan di pengungsian dengan kapasitas yang dibatasi agar bisa menerapkan aturan jaga jarak dan mengurangi risiko penularan Covid-19. Sementara itu, BPBD Yogyakarta mencatat ada 150 warga yang rentan di Kecamatan Cangkringan, Sleman yang akan dievakuasi pada Minggu atau Senin.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Yogyakarta Biwara Yuswantana mengatakan barak untuk hunian sementara tengah disiapkan dengan fasilitas MCK, dapur umum, dan kebutuhan lainnya.

Sementara itu, warga lainnya yang tidak termasuk dalam kategori rentan masih boleh tinggal di desa mereka, namun diminta untuk siaga. “Mereka tetap harus siaga dan siap evakuasi sewaktu-waktu. Jadi tas darurat, transportasi, dan lain-lain juga disiapkan,” kata Biwara.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here