Biden Dekati Syarat Kemenangan, Trump Cari Uang Rp852,9 Miliar untuk Membiayai Gugatan

Presiden AS Donald Trump terpantul di kaca saat meninggalkan ruangan setelah memberikan keterangan media mengenai hasil pemilu presiden 2020 di Ruang Pengarahan Media Bradi di Gedung Putih, Washington, Amerika Serikat, Kamis (5/11/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Carlos Barria/WSJ/djo (REUTERS/CARLOS BARRIA)

Indonesiainside.id, Washington – Calon Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Joe Biden, semakin mendekati syarat kemenangan 270 electoral college. Meski belum resmi dinyatakan menang, lawan politik Biden, petahana Amerika Donald Trump, sudah sibuk mencari pendanaan untuk menggugat sebagian hasil pemilu.

Partai Republik akan menggalang dana sedikitnya 60 juta dolar AS (sekitar Rp852,9 miliar) untuk membiayai tuntutan hukum yang diajukan oleh Donald Trump atas hasil pemilu AS, demikian menurut tiga sumber pada Jumat (6/11).

Tim kampanye Trump telah mengajukan sejumlah gugatan hukum di beberapa negara bagian atas  penghitungan suara pemilu di wilayah itu–terkait dengan sang rival dari Partai Demokrat, Joe Biden, yang semakin mendekati syarat kemenangan 270 electoral college.

“Mereka menginginkan 60 juta dolar,” kata seorang donatur untuk Partai Republik yang menerima permohonan dari tim kampanye Trump dan Komite Nasional Partai Republik (RNC).

Dua sumber lainnya menyebut bahwa tim kampanye Trump menginginkan dana sebesar 100 juta dolar AS (sekitar Rp1,4 triliun) untuk komite penggalangan dana bersama yang dikelola oleh tim kampanye dan RNC–suatu tanda bahwa skala tuntutan hukum Trump mungkin akan lebih besar.

Ketiga sumber tersebut memberikan keterangan kepada Reuters tanpa ingin disebutkan identitasnya karena terkait isu yang sensitif. Tim kampanye Trump dan RNC belum memberikan komentar mereka mengenai masalah ini.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here