Profil Joe Biden: Mengenal Cinta Tanpa Kepura-puraan dan Menjalani Hidup Sepenuhnya

Presiden terpilih AS Joe Biden (Foto file - Anadolu Agency)

Indonesiainside.id, Ankara – Setelah delapan tahun menjabat sebagai wakil presiden mendampingi Barack Obama, Joseph R Biden Jr atau Joe Biden akan diatur kembali dengan sistem protokoler Gedung Putih, 20 Januari 2021 mendatang. Namun, kali ini sebagai Presiden AS ke-46, bukan wakil presiden lagi. Posisi wapres akan dijalankan oleh pendampingnya, Kamala Harris.

Kemenangan Joe Biden, 77, atas Donald Trump yang sedang menjabat membuatnya menjadi mantan wakil presiden pertama yang memenangkan Oval Office sejak George HW Bush, yang menang pada 1988 setelah delapan tahun di bawah Ronald Reagan.

Tidak seperti Bush, Biden menghabiskan empat tahun di luar kantor pemerintah sebelum memenangkan Gedung Putih. Bush kalah dalam pemilihan ulang empat tahun kemudian, membuatnya menjadi presiden satu masa jabatan, dan Biden sendiri telah mengindikasikan bahwa dia mungkin secara sukarela menjabat hanya satu periode, menggambarkan dirinya sebagai “kandidat transisi”.

Biden menjadi orang tertua dalam sejarah Amerika menjadi presiden terpilih, karena ia akan berusia 78 tahun pada 20 November, dua bulan sebelum pelantikannya pada 20 Januari.

Presiden tertua hingga saat ini adalah Reagan, yang berusia 77 tahun ketika dia meninggalkan jabatannya pada tahun 1989. Delapan tahun Biden sebagai “veep” disorot oleh Obama yang menganugerahinya Presidential Medal of Freedom, salah satu dari dua penghargaan sipil tertinggi di AS, pada hari-hari terakhir pemerintahan.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here