Pemegang Polis Jiwasraya: Kalau Pemerintah Punya Duit, Langsung Bayar Kami

Gedung Jiwasraya. Foto: Antara

Indonesiainside.id – Jakarta – Para pemegang polis PT Asuransi Jiwasraya (Persero) meminta segera dibayar. Pemerintah diminta mempercepat pembayaran tunggakan klaim seiring rencana penyelamatan polis yang dilakukan melalui program restrukturisasi Jiwasraya.

Pemegang polis Jiwasraya, Sumarto (54), minta agar pembayaran polis yang jatuh tempo dibayar secepatnya. “Kalau pemerintah punya duit, harapannya langsung dibayar. Tergantung pemerintah punya uang atau tidak,” ujarnya di Jakarta, Senin (9/11).

Ia juga tidak mempersoalkan tenggat waktu kapan pemerintah membayar dana pemegang polis. “Yang penting pemegang saham telah membuat skenario restrukturisasi polis. Prinsipnya kami butuh kepastian, makin cepat makin baik,” kata Sumarto.

Budi Santoso (48), salah seorang pemegang polis Jiwasraya, mengatakan,jika restrukturisasi menjadi solusi untuk persoalan Jiwasraya, dia berharap pemerintah segera melakukan eksekusi. “Tuntutan kami sebagai pemegang polis sebenarnya sudah sangat jelas, yakni kapan dana nasabah bisa kembali,” ujarnya.

Menurut Budi yang sudah dua tahun tunggakan klaim polisnya belum dibayarkan ini, Undang-Undang nomor 40 tahun 2014 tentang Perasuransian mengamanatkan bahwa pemegang saham pengendali wajib melakukan penambahan modal ketika perusahaan asuransinya mengalami masalah keuangan.

Ia pun menjelaskan  sudah seharusnya sebagai pemegang saham pemerintah bertanggung jawab terhadap penyelesaian masalah keuangan yang terjadi di Jiwasraya.
“Kami berharap bisa dibayar penuh, tapi rasanya tidak mungkin. Apalagi ketika tahu kondisi keuangan pemerintah morat-marit akibat pandemi, belum lagi keuangan Jiwasraya juga megap-megap sejak 2 tahun lalu,” ujar Budi.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here