Harian Inggris: Turki Menangkan Perang dalam Konflik Karabakh

Warga Azerbaijan di Ukraina berunjuk rasa mendukung Azerbaijan dalam konflik Nagorno-Karabakh dengan Armenia di Lapangan Kemerdekaan di Kiev, Ukraina, pada 11 Oktober 2020. ( Vladimir Shtanko - Anadolu Agency )

Indonesiainside.id, Ankara – Rusia mungkin telah mendapatkan kesepakatan damai untuk mengakhiri konflik antara Azerbaijan dan Armenia atas Karabakh. Namun, Turki telah memenangkan perang. Demikian berita analisis dari sebuah harian di Inggris.

Harian Inggris The Telegraph mengangkat judul: “Pemenang terbesar dari perang Azerbaijan-Armenia adalah Turki”. Pasukan Azerbaijan merebut kota Shusha, kota terbesar kedua di zona konflik, menunjukkan bahwa Azerbaijan telah mencetak keberhasilan militer yang besar.

Selanjuitnya, dukungan Turki memungkinkan Azerbaijan untuk menggulingkan posisi Armenia di tempat yang dianggap sebagai benteng pegunungan Nagorno-Karabakh yang hampir tak tertembus.

“Dukungan politik Turki yang kuat, pesawat tanpa awak Turki yang mutakhir, dan konsultasi dari militer Turki yang berpengalaman mengubah keseimbangan perang ke arah Azerbaijan,” kata sebuah artikel dari The Telegraph.

Artikel The Telegraph menyatakan, Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan tidak punya banyak pilihan selain menyetujui kesepakatan damai dan mengakui dominasi Azerbaijan. Armenia juga memaksa tentaranya meninggalkan daerah tersebut.

Pertempuran berdarah berlanjut antara Azerbaijan dan Armenia sejak gencatan senjata tahun 1994 di wilayah tersebut, tetapi keberhasilan Azerbaijan dalam enam minggu terakhir “mengesankan”.

“Perbedaannya adalah Turki dan negara itu sekarang akan menuai keuntungan politik,” tutur harian itu.

Turki memiliki kekuatan “di negara tetangga Suriah dan Libya dan sekarang memiliki pengaruh besar di Kaukasus Selatan,” lanjut artikel itu.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here