Jakarta Sudah Punya 3.000 Titik Drainase Vertikal untuk Atasi Genangan hingga Banjir

Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Jakarta Timur membuat drainase vertikal di Kelurahan Cipinang dalam rangka pegendalian banjir. (ANTARA/HO-Kominfotik Jaktim)

Indonesiainside.id, Jakarta – Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta hingga kini telah memiliki sumur resapan atau drainase vertikal pada sekitar 3.000 titik tersebar di lima wilayah Ibu Kota sebagai salah satu upaya untuk mengatasi genangan hingga banjir.

“Kita jalan terus, sekarang, perkiraan sudah 3.000-an,” kata Kepala Dinas SDA DKI Juaini Yusuf, di Jakarta, Kamis (12/11).

Ia menjelaskan, tahun ini, pihaknya menargetkan 5.000 titik drainase vertikal yang sudah dikerjakan DKI sejak awal Januari lalu.

Juaini mengatakan, awal 2021, pengerjaan drainase vertikal akan kembali dilanjutkan dengan melibatkan vendor yang lebih banyak. Penambahan vendor ini perlu dilaksanakan untuk mempercepat pengerjaan sumur resapan yang lebih banyak lagi.

“Di awal Januari kita lanjut lagi. Karena saat ini yang kerjakan, di samping satgas-satgas kita di lima wilayah, juga ada katalog vendor, baru dua nih, memang kurang. Rencananya kita akan membuka vendor-vendor baru yang bisa kerjakan lebih banyak. Jadi, di awal tahun, vendor bisa lebih banyak,” ujarnya.

Kemungkinan juga, ucap Juani, nanti ada kerja sama hibah dengan masyarakat. Dinas SDA yang memberikan barang atau alat drainase vertikal, setelah itu warga yang mengerjakan membuat sumur resapan di halaman rumah masing-masing.

Saat ini, Juaini mengaku, pihaknya baru mengerjakan drainase vertikal di aset-aset milik Pemprov DKI antara lain di Kecamatan, Kelurahan, Puskesmas, dan kantor-kantor pemerintah.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here