Lapan: Indonesia Perlu Teknologi Roket yang Terdepan Menjaga Keamanan NKRI

Ilustrasi roket pembawa satelit meluncur dari menara peluncurannya. Antara/Kyodo/via REUTERS

Indonesiainside.id, Jakarta – Indonesia memerlukan kemajuan teknologi roket yang merupakan teknologi terdepan (frontier) untuk menjaga keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan untuk kesejahteraan dan kemajuan masyarakat Indonesia.

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) memiliki agenda pada periode 2021-2025 untuk mengembangkan roket dua tingkat dengan ketinggian 300 kilometer.
Sementara pada 2040, diharapkan Indonesia memiliki roket pengorbit satelit yang dapat membawa satelit 100 kilogram, dan roket itu diluncurkan dari bandara antariksa milik Indonesia yang akan dibangun di Pulau Biak, Papua.

Saat ini Lapan sedang melaksanakan kegiatan untuk mengevaluasi dan menjabarkan kebutuhan pengguna (user), kebutuhan teknologi yang diperlukan, fasilitas, sumber daya manusia, anggaran, strategi kerja sama yang perlu dibuat lebih detail.

Meski begitu, fasilitas dalam pengembangan roket masih minim. Di Indonesia saat ini ekosistem industri roket juga masih sangat terbatas. Karena itu perlu dukungan anggaran, sumber daya manusia dan strategi kerja sama.

“Pengembangan RPS (roket pengorbit satelit) memang karena dianggap ‘high risk’ (berisiko tinggi) dan tidak terlalu menguntungkan maka memang sangat perlu dukungan pemerintah baik di penganggaran, kebijakan alih teknologi, investasi, proses bisnis untuk mendorong tumbuhnya ekosistem industri nasional,” kata Kepala Pusat Teknologi Roket Lilis Mariani dalam seminar virtual Teknologi Penerbangan dan Antariksa untuk Indonesia Maju yang merupakan rangkaian kegiatan Inovasi Indonesia Expo 2020, Jakarta, Jumat (13/11).

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here