Allahu Akbar, Azan Pertama Terdengar di Masjid-Masjid Shusha Karabakh Azerbaijan

Rakyat Azerbaijan berkumpul untuk merayakan kesepakatan yang dicapai untuk menghentikan perebutan wilayah Nagorno-Karabakh, di Ganja, Azerbaijan pada 10 November 2020. (Arif Hüdaverdi Yaman - Anadolu Agency )

Indionesiainside.id, Baku – Allahu Akbar, Allahu Akbar. Azan perana berkumandang di masjid-masjid Shusha, kota simbolis wilayah Nagorno-Karabakh, Azerbaijan. Azan pertama di wilayah bekas pendudukan Armenia itu terdengar menjelang Salat Jumat pertama kali setelah hampir tiga dekade dijajah Armenia.

Azan pertama kali terdengar dari Masjid Yukhari Govhar Agha yang bersejarah, di mana tentara Azerbaijan berkumpul di masjid itu untuk melaksanakan salat. Kota Shusha, yang diduduki oleh pasukan Armenia pada 8 Mei 1992, merupakan kota penting yang strategis di kawasan Karabakh, juga dikenal sebagai Nagorno-Karabakh, yang merupakan wilayah Azerbaijan yang diakui secara internasional.

Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev pada 8 November mengumumkan bahwa Shusha telah dibebaskan dari pendudukan Armenia setelah bentrokan meletus pada 27 September.

“Setelah 28 tahun, azan akan terdengar di Shusha,” kata Aliyev, sambil mengenakan seragam militer, dalam pidato kebangsaannya.

Baku membebaskan beberapa kota dan hampir 300 pemukiman dan desanya dari pendudukan Armenia sejauh ini. Pada 10 November, kedua negara menandatangani perjanjian yang ditengahi Rusia untuk mengakhiri pertempuran dan bekerja menuju resolusi yang komprehensif.

Turki menyambut baik gencatan senjata, yang dihasilkan dari keberhasilan militer Baku melawan Yerevan. (Aza/AA)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here