Direktur Rumah Sakit Islam Surabaya Wafat Setelah Positif Covid-19

Indonesiainside.id, Surabaya – Direktur Rumah Sakit Islam (RSI) Surabaya Ahmad Yani dr Samsul Arifin, MARS dilaporkan meninggal dunia pada Sabtu, akibat terpapar positif Covid-19.

“Iya benar, beliau meninggal dunia, doakan beliau ya,” kata Marketing dan Humas RSI A Yani, M Budhi saat dikonfirmasi di Surabaya, Sabtu(13/11) sore.

Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Persatuan Rumah Sakit Indonesia (PERSI) Jawa Timur itu mengembuskan napas terakhir setelah hampir 20 hari dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soetomo Surabaya karena terpapar Covid-19.

Ia menjelaskan dr Samsul diketahui positif Covid-19 sejak 25 Oktober lalu dari hasil tes usap. Gejala awalnya Samsul batuk terus menerus.

“Batuk tidak dirasa. Selalu ingin kerja dan kerja. Sudah dipaksa istirahat tidak didengarkan. Bahkan disuruh tes usap juga susah, sampai akhirnya kami jemput untuk tes ‘swab’,” katanya.

Sejak dirawat, kondisi direktur RSI A Yani sejak 2007 itu terus menurun, bahkan harus dirujuk ke RSUD dr Soetomo harus dipasang ventilator.

“Sempat membaik tiga hari lalu. Akhirnya beliau menyerah,” katanya.

Setelah dr Samsul terkonfirmasi positif, kata M Budhi karyawan RSI A Yani yang kontak erat dengannya dilakukan penelusuran (tracing), khususnya yang ada di lantai 5, namun setelah dicek hasilnya aman.

Sementara itu, secara umum situasi Covid-19 di Jatim berdasarkan data nasional per Sabtu pukul 16.00 WIB jumlah kumulatif terkonfirmasi mencapai 56.076 kasus.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here