Trump Enggan Tinggalkan Gedung Putih, tapi Ada Isyarat Dia Harus Pergi

Presiden AS Donald Trump terpantul di kaca saat meninggalkan ruangan setelah memberikan keterangan media mengenai hasil pemilu presiden 2020 di Ruang Pengarahan Media Bradi di Gedung Putih, Washington, Amerika Serikat, Kamis (5/11/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Carlos Barria/WSJ/djo (REUTERS/CARLOS BARRIA)

Indonesiainside.id, Washington – Presiden Amerika Serikat Donald Trump tampaknya masih percaya diri bisa memenangkan Pemiu melawan Joe Biden. Namun, kemenangan Biden justru semakin kuat dengan kemenangannya di Negara Bagian Georgia, Jumat (13/11).

Hingga kini, Trump masih enggan meninggalkan Gedung Putih dan belum mau mengakui kekalahannya melawan Biden. Namun, dia sudah memberi isyarat bahwa dia harus pergi. Trump mengatakan, “waktulah yang akan menentukan” jika pemerintahan lain segera bertugas. Pernyataan itu adalah yang paling mendekati isyarat bahwa dia akan mengakui kemenangan Biden.

Edison Research juga memproyeksikan bahwa North Carolina, satu-satunya negara bagian yang menjadi medan pertempuran lainnya dengan penghitungan suara yang luar biasa, akan dimenangkan oleh Trump. Hasil penghitungan di North Carolina itu akan menyelesaikan penghitungan suara elektoral pada jumlah akhir menjadi 306 untuk Biden dan 232 untuk Trump.

Angka-angka tersebut menandai kekalahan telak atas Trump di Electoral College, sama dengan 306 suara yang dimenangkan Trump, seorang Republikan, untuk mengalahkan Hillary Clinton, pada kemenangan pilpres 2016.

Pada acara Gedung Putih, tempat dia memperkirakan vaksin virus corona akan tersedia pada April tahun depan bagi seluruh penduduk, Trump belum mengakui bahwa dia mungkin meninggalkan Gedung Putih pada Januari. Dia hanya mengatakan “waktulah yang akan menentukan.”

“Pemerintahan ini tidak akan melakukan karantina wilayah atau lockdown. Mudah-mudahan, eh, apa pun yang terjadi di masa depan -siapa yang tahu pemerintahan yang mana? Saya kira waktu akan menjawabnya,” kata Trump dalam sambutan pertamanya kepada publik, lebih dari seminggu setelah kalah dari Biden.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here