Pengumpulan Massa oleh Habib Rizieq, Anies Baswedan: Yang Melanggar Harus Ditindak, Itulah yang Kita Lakukan

(Dari kiri ke kanan) Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Pimpinan FPI Muhammad Rizieq Shihab, Wasekjen MUI Tengku Zulkarnain dan yang duduk paling kanan menantu Rizieq Shihab Hanif Al-Athos dalam pertemuan di kediaman Rizieq di Petamburan, Jakarta Pusat, (10/11/2020) malam. (ANTARA/HO-Instagram Tengku Zulkarnain)

Indonesiainside.id, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan disorot terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 yang dilakukan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab. Anies dinilai tidak cepat dan sigap melarang acara pengumpulan massa oleh Habib Rizieq.

Namun, Anies membantah tuduhan itu. Semua proses sudah dijalankan degan baik, benar, dan sesuai dengan prosedur. Hanya saja, pihak yang mengkritik Anies belum tahu apa yang telah dilakukan Pemprov DKI.

“Jadi kalau kemarin, Wali Kota Jakarta Pusat mengirimkan surat mengingatkan bahwa ada ketentuan yang harus ditaati dalam kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan (oleh Rizieq Syihab). Dan ini dilakukan oleh Jakarta. Anda boleh cek wilayah mana di Indonesia yang melakukan pengiriman surat mengingatkan secara proaktif bila terjadi potensi pengumpulan,” kata Anies saat ditemui di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (16/11).

Menurut dia, Pemprov DKI Jakarta telah bekerja berdasarkan peraturan yang ada terkait dengan kegiatan yang diselenggarakan. Di mana, ketika mendengar adanya suatu kegiatan pihak Pemprov DKI secara proaktif telah mengingatkan tentang ketentuan yang ada.

“Anda lihat Pilkada di seluruh Indonesia sedang berlangsung, adakah surat (resmi) yang mengingatkan penyelenggara tentang pentingnya menaati protokol kesehatan?,” katanya lebih lanjut.

Yang berikutnya, lanjut Anies, ketika terjadi pelanggaran atas protokol kesehatan, maka pelanggaran tersebut akan ditindak sesegera mungkin dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here