DPRD Jakarta: Polisi Harus Adil Menangani Kasus Keramaian, Jangan Hanya di DKI dan kepada Anies

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Indonesiainside.id, Jakarta – Pemanggilan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan penindakan kasus keramaian terkait kerumunan massa di kediaman Habib Rizieq Syihab oleh Polri mendapat sorotan. Polri diminta tidak hanya melakukan penindakan kepada warga di Jakarta dan kepada Gubernur Anis Baswedan. Persoalannya, kasus keramaian di tengah pandemi Covid-19 juga terjadi di daerah lain.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi meminta agar kepolisian berlaku adil dan proporsional dalam menangani kasus keramaian seperti ini. “Ini harus juga dilakukan di seluruh wilayah Indonesia jangan hanya di DKI dan kepada pak Anies saja,” kata Penasihat Fraksi PKS DPRD DKI ini saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (17/11).

Menurut Suhaimi, kepala daerah lain yang di wilayahnya juga terjadi kerumunan harus diterapkan hal yang sama seperti salah satunya yakni Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. “Jadi kepolisian harus adil dan proposional ya,” tuturnya.

Meski demikian, dia tetap menilai pemanggilan Anies Baswedan oleh Polda Metro Jaya untuk mengklarifikasi soal kerumunan orang di Petamburan, Jakarta Pusat, sebagai hal yang wajar. “Kalau dipanggil untuk koordinasi dan klarifikasi itu hal yang biasa,” ujarnya.

Menurut Suhaimi, Anies yang dipanggil untuk diklarifikasi soal dugaan pelanggaran protokol kesehatan dalam kerumunan kegiatan Maulid Nabi dan resepsi pernikahan putri pimpinan FPI Rizieq Syihab, telah menjalankan aturan dan tugasnya sebagai kepala daerah dengan memberikan sanksi denda administrasi terhadap Rizieq sebesar Rp50 juta.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here