Tengku Zulkarnain: Pak Menko Polhukam, Saudara Jumhur Hidayat dan Gus Nur yang Tidak Berkerumun tapi Positif Covid Tanggung Jawab Siapa?

Indonesiainside.id, Jakarta – Pemerintah pusat melalui Menko Polhukam Mahfud Md memberikan perhatian khusus acara yang digelar oleh Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab saat perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus pernikahan putrinya di Petamburan, Jakarta Barat.

Menurut Mahfud, acara pernikahan putri Habib Rizieq, dan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Petamburan merupakan pelanggaran terhadap protokol kesehatan. Pemerintah mengaku menyayangkan terjadinya kejadian tersebut.

“Pemerintah menyesalkan terjadinya pelanggaran protokol kesehatan pada pelaksanaan pesta pernikahan dan peringatan Maulid Nabi SAW di Petamburan Jakpus,” kata Mahfud Md di Jakarta, Senin (16/11).

Atas dugaan pelanggaran protokol kesehatan ini, kini Habib Rizieq dan juga Gubernur DKI Jakarta dipanggil polisi untuk diminta klarifikasi. Pemanggilan ini dikritik oleh banyak pihak, karena dinilai banyak kegiatan serupa namun tidak menjadi perhatian khusus pemerintah, selain hajatan juga soal Pilkada.

Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain turut mempertanyakan masalah tanggung jawab ini kepada Menko Polhukam Mahfud Md. Bukan masalah kerumunan di acaranya Habib Rizieq tapi terkait penularan yang menimpa aktivis KAMI dan pendakwah Gus Nur.

“Pak Menkopolhukam saya mau tanya tapi bkn soal kerumunan habieb Rizieq yg anda khawatirkan menularkan Covid sampai mau diperiksa Polisi segala. Bukan soal itu. Saya mau tanya tentang Sdr Jumhur Hidayat dan Gus Nur yg tidak ikut berkerumun tapi positif Covid. Tanggungjawab siapa?,” katanya.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here