Massa yang Hadiri Kegiatan FPI Diminta Tes Covid-19 di Puskesmas, Tidak Dipungut Biaya

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Doni Monardo. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 meminta semua warga atau massa yang menghadiri kegiatan Front Pembela Islam (FPI) secara sukarela melapor dan memeriksakan diri ke puskesmas. Mereka diminta menjalani tes Covid-19.

Kepala Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan, pemeriksaan di puskesmas tanpa dipungut biaya. Menurut dia, pemeriksaan ini sangat penting agar diketahui lebih dini.

“Jika ada yang positif bisa segera isolasi dan tempat isolasi disiapkan pemerintah. Silakan dengan kesadaran dan keikhlasan memeriksa diri ke puskesmas, demi memutus mata rantai penularan untuk keselamatan bersama,” kata Doni melalui siaran persnya, Jumat (20/11).

Satgas Covid-19 juga telah menyalurkan 2.500 alat tes swab antigen ke seluruh puskesmas di Jakarta, Banten, dan Jawa Barat karena jumlah kasusnya berpotensi meningkat.

Dia menyatakan sebanyak 77 orang positif terinfeksi Covid-19 terkait kerumunan massa FPI di sejumlah lokasi. Kerumunan massa tersebut terkait dengan sejumlah kegiatan Pemimpin FPI Rizieq Shihab usai pulang ke Indonesia sejak 10 November 2020 lalu.

Doni menuturkan telah ditemukan tujuh kasus positif dari 15 orang yang dites usap dari kerumunan massa pada Sabtu, 14 November 2020 di Petamburan, Jakarta Pusat. Salah satunya merupakan Lurah Petamburan.

Sebanyak 20 orang positif dari 559 orang yang dites usap di Megamendung, Bogor dari kerumunan massa pada Jumat, 13 November 2020 usai Rizieq berkunjung. “Laporan lain, terdapat 50 orang positif Covid-19 yang mayoritas berdomisili sekitar Tebet (Jakarta Selatan),” katanya. (Aza/Ant)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here