Kisah Almarhumah Tien Soeharto Sebelum Menjadi Ibu Negara

Sebelum disibukkan dengan kegiatan sebagai ibu negara, Siti Hartinah Soeharto sibuk dengan aktivitas sehari-harinya sebagai istri seorang Danrem di Yogyakarta.

Indonesiainside.id, Yogyakarta — Dalam catatan putri sulung mantan Presiden RI Siti Hardijanti Rukmana, ia bercerita tentang seorang ibu yang hebat. Tidak hanya hebat dimata anak-anaknya tetapi juga dimata saudara, ipar-iparnya dan juga dimata masyarakat Indonesia.

Ketika almarhum Soeharto menjabat sebagai Danrem Yogyakarta, adik-adiknya dan juga adik istrinya ikut bersamanya tinggal di rumah jabatan.

Penghasilannya kala itu tidak cukup untuk membiayai kebutuhan sehari-hari dengan jumlah keluarga yang sangat besar.

“Kata bapak kala itu, ibu banyak akal. Karena itulah ia menikahinya,” tulis Tutut seperti dilansir dari blog pribadinya.

Untuk membantu kehidupan sehari-hari almarhumah Tien Soeharto memanfaatkan lahan di samping rumahnya untuk menanam tempe dan sayur-sayuran.

Sebelum gaji bulanan habis, cabenya pun sudah bisa di panen. Pada saat itu, untuk makanan sehari di rumah dengan jumlah orang yang sangat besar, ibu dari enam orang anak itu pun memiliki ide membuat lodeh tempe. Dengan menaruh cabe yang banyak dan kuah yang banyak pula.

Dengan cara seperti itu adik-adik dan ipar-iparnya bisa kebagian makanan dan bertahan seharian. Meskipun pada akhirnya mereka tidak sanggup menahan pedis.

Tiap hari ia memasak lodeh tempe, kalau terongnya sudah besar barulah, Ibu Tien sapaan akrab istri mendiang Soeharto dengan lodeh terong, tapi tetep pedes dan banyak kuahnya. Sekali sekali ia dadar telur dan bikin sambel bawang.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here