Pak Harto yang Memulai Pembangunan Tol Trans Jawa

Tol surabaya-gempol merupakan salah satu tol yang dibangun di masa pemerintahan soeharto

Setelah masa pemerintahan Soeharto, ruas-ruas tol Trans Jawa selanjutnya yang dibuka baru ada pada tahun 2010.

Indonesiainside.id, Jombang – Tol Trans Jawa akhirnya tersambung dari Jakarta hingga Surabaya. Tahun depan, secara keseluruhan Trans Jawa juga akan tersambung dari ujung Barat di Merak hingga ke Banyuwangi di Timur Jawa.

Namun, di masa pemerintahan Soehartolah pembangunan Tol Trans Jawa. Berdasarkan data Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), pada masa pemerintahan Presiden Soeharto, tol-tol Trans Jawa telah diresmikan. Di antaranya Jakarta-Tangerang (33 km) pada November 1984, Surabaya-Gempol (49 km) Juli 1986, dan Jakarta-Cikampek (83 km) pada September 1988. Kemudian tol Tangerang-Merak (73 km) pada Juli 1992 serta Palimanan-Plumbon-Kanci (26,3 km) Januari 1998.

Soal lamanya pembangunan tol Trans Jawa  diakui oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)  Basuki Hadimuljono. Dia mengatakan, dalam kurun waktu 1978 hingga 2004 ada 242 km jalan tol Trans Jawa yang dibuka. Sedangkan kurun waktu 2005 hingga 2014 ada 75 km tol Trans Jawa yang rampung.

“Penyelesaian pembangunan ini melengkapi ruas-ruas jalan tol yang telah dioperasikan pada masa sebelumnya,” kata Basuki dalam pidatonya di peresmian 4 ruas tol Trans Jawa di Jombang, Kamis (20/12).

Setelah masa pemerintahan Soeharto, ruas-ruas tol Trans Jawa selanjutnya yang dibuka baru ada pada tahun 2010. Selama tahun 1998 hingga 2010, ruas-ruas tol baru yang dibuka lebih banyak di luar Jawa, Jabodetabek dan non Trans Jawa.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here