Rahasia Buah Kurma yang ‘Diistimewakan’ Nabi

- Advertisement -

Oleh: Nurcholis |

Siapa yang makan 7 butir kurma yang berasal dari Madinah ketika pagi, maka racun-racun tidak akan membahayakannya sampai sore.”

Indonesiainside.id —Kurma adalah makanan pokok Ramadhan yang sangat populer di Timur Tengah dan Nabi Muhammad ﷺ biasa mensunnahkan memakaannya saat berbuka puasa. Di Indonesia, buah ini banyak ditemukan selama puasa Ramadhan tiba.

- Advertisement -

Kurma adalah sumber yang kaya akan serat, kalium dan kalsium, yang membantu menjaga kesehatan tubuh

Buah yang tumbuh di iklim tropis dan suka digunakan hidangan penutup ini, memiliki tempat penting dalam budaya Timur Tengah dan Afrika Utara, karena mereka kebanyakan tumbuh di wilayah ini.

Kurma juga  dianggap sebagai simbol kekuatan, kemenangan, kelimpahan, dan keyakinan. Sebagai misal,  Dinding Haikal Sulaiman dikatakan dihiasi dengan motif kurma. Dalam Kitab Mazmur Perjanjian Lama, seseorang dengan perbuatan baik menyerupai pohon kurma. Memegang pohon kurma di festival suci adalah merupakan perintah dalam Yudaisme.

Mereka yang menyambut Yesus Kristus di Jerusalem juga memegang cabang kurma di tangan mereka. Para peziarah Kristen yang membawa kurma dari Jerusalem sering disebut “palmers” di Eropa.

‘Buah suci’ Ramadhan

Al-Qur’an menyebutkan Kurma sebanyak 23 kali. Sebuah buah yang memiliki tempat khusus dalam sejarah dan budaya Islam. Kaum Muslim menganggap kurma dan ‘buah suci’. Dalam bahasa Arab, kata untuk kurma disebut “nahle” dan buahnya disebut “tamr.” Namun, dalam bahasa Turki kurma adalah “hurma,” yang berarti “rasa hormat” dalam bahasa Arab.

Kurma juga memiliki tempat yang sangat istimewa dalam budaya Turki karena mudah untuk memahami arti pentingnya dari namanya.

Makanan Iftar  

Kurma adalah makanan pokok di atas meja untuk buka puasa selama bulan Ramadhan. Sebagaimana Nabi Muhammad ﷺ yang selalu memiliki Kurma. Pada waktu berbuka puasa, Nabi biasa berbuka puasa dengan beberapa kurma segar atau kering atau seteguk air.

Rasululllah Muhammad ﷺ mengatakan, seorang Muslim yang setia menyerupai kurma.

Nabi Muhammad pernah menasehati temannya Sa’d ibn Abi Waqqas untuk menumbuk kurma dan mengkonsumsinya setelah mencampurnya dengan susu dan minyak. Ini disebut “fariqa,” dan wanita yang baru saja melahirkan meminumnya.

Rasulullah ﷺ juga pernah mengatakan;

لاَ يَجُوْعُ أَهْلُ بَيْتٍ عِنْدَهُمْ التَّمْرُ

Tidak akan kelaparan rumah tangga seseorang yang memiliki kurma di dalamnya“. (HR: Muslim).

Dalam tradisi Arab, kurma juga dapat digunakan dalam berbagai hidangan. Mulai dari tajines (untuk puding) di Maroko, ka’ak (jenis kue kering Arab) dan makanan pencuci mulut lainnya.

Daun kurma muda dimasak dan dimakan sebagai sayuran, seperti pangkal tunas atau jantung, meskipun pada saat pengangkatannya bisa membuat pohon mati. Benih digiling halus dicampur dengan tepung untuk membuat roti pada saat sedang kelangkaan terjadi. Bunga-bunga kurma juga dimakan. Kuncup bunga digunakan dalam salad atau sebagai alas pada ikan kering untuk membuat bumbu roti.

Kurma sama pentingnya dengan unta bagi orang yang tinggal di gurun. Karena kurma tidak merusak dan tahan terhadap serangga, mereka tetap baik.  Cabang-cabang pohon kurma biasa digunakan untuk menutupi atap dan serat daunnya digunakan sebagai kertas atau untuk mengisi kasur. Kayu dibuat dari pohon kurma, yang bisa setinggi 20 meter, dan tongkat bisa dibuat dari cabang-cabangnya. Serat ini juga digunakan untuk menenun permadani dan keranjang. Biji kurma biasanya berfungsi sebagai pakan ternak, tetapi juga dimungkinkan untuk membuat tasbih dari mereka.

Studi yang dilakukan Al-Shahib dan Marshall, mendapati, “Kurma dapat dianggap sebagai makanan yang hampir ideal, memberikan berbagai nutrisi penting dan manfaat kesehatan yang potensial.” Kurma adalah sumber yang sangat baik untuk diet kalium. Kandungan gula pada kurma yang telah matang sekitar 80%; sisanya terdiri dari protein, serat, dan elemen termasuk boron, kobalt, tembaga, fluor, magnesium, mangan, selenium, dan seng.[Walid Al-Shahib, Richard J. Marshall (2003). “The fruit of the date palm: its possible use as the best food for the future?” dalam International Journal of Food Sciences and Nutrition 54.]

Vitalitas

Banyak yang tahu kurma adalah tumbuhan yang memiliki kelamin, yakni jantan dan betina. Kurma betina tak selalu membutuhkan kurma jantan untuk dapat berbuah. Namun hasil pembuahan yang sempurna akan menghasilkan buah yang jauh lebih berkualitas jika keduanya dipertemukan.  Saat ini, prosesnya bisa menggunakan bantuan manusia.

Kurma jantan adalah warna pada pangkal pelepah. Biasanya, pangkal tersebut berwarna lebih cerah atau kekuning-kuningan. Ketika berbunga, kurma jantan akan ditemukan kelopak bunga dan serbuk sari yang sangat banyak.

Bagi kaum pria, bunga kurma jantan dapat meningkatkan jumlah sperma dan mempercepat gerakannya pada saat proses pembuahan. Sedangkan untuk wanita, kurma jantan akan lebih membuatnya subur sehingga membantu mempercepat proses pembuahan. Selain masalah vitalitas, kurma jantan ternyata juga dapat dijadikan suplemen alami untuk menjaga daya tahan tubuh.

Pohon kurma mulai menghasilkan buah setelah empat hingga lima tahun da bisa hidup hingga 150 tahun. Karena akar kurma tersebar luas, mereka dapat dengan mudah menggunakan air dangkal di gurun. Karena itulah, para misionaris membawa biji kurma masuk ke Amerika.

Buah yang Menyembuhkan  

Kurma mungkin menjadi salah satu buah paling bermanfaat bagi manusia. Menurut pengobatan modern, kurma memiliki 10 unsur yang sangat penting bagi manusia untuk tetap sehat dan bugar.

Gula dalam kurma adalah fruktosa sebagai lawan glukosa, dan tidak membuat orang gemuk. Vitamin B6 menenangkan saraf dan berlimpah dalam kurma. Dokter menyarankan para lansia dan mereka yang stres untuk makan tiga kurma di pagi, siang dan sore hari. Kurma juga mengandung magnesium, yang memperkuat otot dan baik untuk wanita hamil dan untuk mencegah kanker. Kurma juga sangat bergizi.

Dalam 100 gram kurma, ada 1,5 gram protein, 50 gram karbohidrat dan 225 kalori. Inilah sebabnya mengapa mereka bermanfaat bagi mereka yang bekerja dalam pekerjaan yang membutuhkan upaya fisik atau mental atau menderita kelelahan atau kelemahan akibat penyakit. Kurma juga baik untuk anemia, TBC dan masalah tulang berkat tingkat fosfor, kalsium, dan zat besi.

Tidak ada buah yang sering disebut Allah dalam Al-Quran juga sebagaimana banyak disampaikan Rasulullah Muhammad ﷺ, kecuali kurma.

Dari Sa’d bin Abi Waqqash, Nabi ﷺ bersabda,

مَنْ أَكَلَ سَبْعَ تَمَرَاتٍ مِمَّا بَيْنَ لاَبَتَيْهَا حِينَ يُصْبِحُ لَمْ يَضُرَّهُ سُمٌّ حَتَّى يُمْسِىَ

 “Siapa yang makan 7 butir kurma yang berasal dari Madinah ketika pagi, maka racun-racun tidak akan membahayakannya sampai sore.” (HR. Muslim 5459).

Para ulama berpendapat,  kurma ini khusus untuk kurma Madinah, bahkan jenis khusus dari kurma Madinah, yaitu kurma Ajwah yang berasal dari perkebunan Aliyah.

Al-Khitabi mengatakan, Ajwah bisa menjadi anti racun dan penangkal sihir, karena keberkahan doa Nabi ﷺ.

Di dalam Al Quran dan hadis Nabi disebutkan manfaat makan kurma. Rasulullah menganjurkan bagi para istri yang mengandung untuk makan buah kurma.

Rahasia lain kurma adalah, janji Allah  bahwa telah memberi ‘kelebihan’ pada pohon ini dibanding pohon dan buah lain;

وَفِي اْلأَرْضِ قِطَعٌ مُتَجَاوِرَاتٌ وَجَنَّاتٌ مِنْ أَعْنَابٍ وَزَرْعٌ وَنَخِيلٌ صِنْوَانٌ وَغَيْرُ صِنْوَانٍ يُسْقَى بِمَاءٍ وَاحِدٍ وَنُفَضِّلُ بَعْضَهَا عَلَى بَعْضٍ فِي اْلأُكُلِ إِنَّ فِي ذَلِكَ لآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَعْقِلُونَ

“Dan di bumi ini terdapat bagian-bagian yang berdampingan, dan kebun-kebun anggur, tanaman-tanaman dan pohon kurma yang bercabang dan yang tidak bercabang, disirami dengan air yang sama. kami melebihkan sebahagian tanam-tanaman itu atas sebahagian yang lain tentang rasanya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berfikir.” (QS: Ra’du: 4).

Begitu istimewanya buah kurma, sampai Nabi Muhammad ﷺ pernah berkata: “Hormatilah bibi kalian, yaitu pohon kurma yang diciptakan dari tanah yang sama dengan Adam”. (Al-Suyuti dalam Husn al-Muhadharah, Kairo, 1312). (cak)

Berita terkini

Dukung RUU HIP Ditunda, PGI: Jangan Tafsir Ulang Pancasila

Indonesiainside.id, Jakarta –  Sekretaris Umum Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI), Pdt Jacky Manuputty, menilai Pancasila sudah final dan menjadi sumber pemersatu dan kemajuan bangsa. Maka...
- Advertisement -
ads1 mekarsari

Kasus Baru Covid-19 Tertinggi Hari Ini: Jatim 353 Kasus, Sulsel 180, Jakarta 140 dan Jateng 134

Indonesiainside.id, Jakarta - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengumumkan kasus baru Covid-19 sebanyak 1.301 orang sehingga secara akumulasi menjadi 60.695 kasus...

Pengintip Pengunjung Starbucks Kenal dan Senang kepada Korban

Indonesiainsise.d, Jakarta - Pelaku pengintipan terhadap pengunjung wanita di Starbucks melalui kamera pengintai "Closed Circuit Television" (CCTV) ternyata kenal dan juga senang kepada korban. "Keterangan...

Pameran Karya Maestro Renaisans Raphael Kembali Dibuka di Roma

Indonesiainside.id, Roma - Pameran "Raffaello 1520-1483", sebuah pameran retrospektif terbesar tentang kehidupan dan karya maestro zaman Renaisans Raphael, dibuka kembali untuk umum di Scuderie...

Berita terkait

Kasus Baru Covid-19 Tertinggi Hari Ini: Jatim 353 Kasus, Sulsel 180, Jakarta 140 dan Jateng 134

Indonesiainside.id, Jakarta - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengumumkan kasus baru Covid-19 sebanyak 1.301 orang sehingga secara akumulasi menjadi 60.695 kasus...

Indonesia Umumkan 1.301 Kasus Baru Covid-19, Total 60.695 Kasus Positif

Indonesiainside.id, Jakarta - Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Penanganan Covid-19 mengumumkan sebanyak 1.301 kasus Covid-19 pada Jumat (3/7). Kini, total kasus seluruhnya menjadi 60.695...

99 Kabupaten dan Kota Bebas Kasus Covid-19, Tak Satu Pun dari Pulau Jawa

Indonesiainside.id, Jakarta - Sebanyak 99 kabupaten dan kota di Indonesia bebas dari kasus Covid-19. Dari jumlah tersebut, 66 kabupaten dan kota tidak pernah melaporkan...

Kurban di Masa Pandemi Covid-19: Pahala dan Asas Manfaat Lebih Besar

Indonesiainside.id, Jakarta - Esensi ubudiyah dalam kurban adalah ketaatan dan kepatuhan atas tuntunan Rabb, baik tuntutan dalam konteks melakukan sesuatu yang datang dari perintah-Nya...

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here