Islam itu Damai dan Mendamaikan

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Oleh: H. Mohammad

Indonesiainside.id, Jakarta Islam itu agama pendamai. Banyak ayat-ayat Al-Quran dan hadits-hadits Nabi yang menyeru pada perdamaian.  Itu sebagai bukti bahwa ajaran Islam mengajarkan perdamaian, bukan permusuhan.

Adalah Abu Darda menarasikan hadits dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, “Apakah kalian mau aku beritahu tentang suatu amalan yang lebih baik dari derajat puasa, shalat, dan shadaqah?” Para Sahabat menjawab, “Tentu.” Beliau bersabda, “Mendamaikan permusuhan di antara manusia,  karena sesungguhnya permusuhan di antara manusia adalah (sesuatu) yang menghancurkan agama.” (HR. Imam Bukhari, Abu Daud, at-Tirmidzi, dan  Ahmad)

Inilah amalan yang bisa langsung diterapkan di tengah-tengah lingkungan keluarga dan masyarakat, lintas warga, lintas etnis, dan lintas agama serta keyakinan. Seseorang bisa mendamaikan antara orangtua dengan anak-anak, suami dengan isteri, dan antar tetangga. Bahkan, jika kita melihat ada dua orang atau sekelompok orang yang sedan bertikai di jalanan, misalnya,  kita bisa ambil bagian dalam mendamaikannya.

Permusuhan akan menghancurkan agama pemeluknya, sedangkan mendamaikan untuk menjaga keutuhan bersama. Dan, mendamaikan saudara kita yang sedang bertikai, ujungnya adalah untuk mendapatkan rahmat-Nya, sebagaimana tersurat dalam Al-Quran surah Al-Hujurat ayat 10. (HMJ)

Ingatlah, rezeki berupa kedamaian dan rahmat Allah adalah prasyarat dari hidup aman dan nayaman dalam suatu tatanan keluarga maupun lingkungan masyarakat. (HMJ)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here