Hidayatullah: AS dan Inggris Paling Bertanggung Jawab terhadap Penjajahan Palestina

@falasteen47

Indonesiainside.id, Jakarta – Kelompok Benyamin Netanyahu kembali melakukan kejahatan agresi militer atas warga di Jalur Gaza, Selasa (12/11) lalu. Rangkaian serangan itu dibalas oleh para Mujahidin Palestina dengan serangan roket-roket ke berbagai kawasan Palestina terjajah.

Kejahatan Zionis Israel terus berlanjut menghujani perumahan, sekolah dan lahan pertanian di Gaza dengan bahan-bahan peledak. Tidak kurang dari 34 orang warga terbunuh, lebih dari 100 orang luka-luka.

Dewan Pengurus Pusat Hidayatullah mengingatkan dan menyerukan seluruh insan Indonesia dan masyarakat dunia bahwa kejahatan Zionis Israel merupakan bagian dari perampokan dan penjajahan atas warga Palestina. Bahkan ini telah berlangsung sejak 1948.

“Inggris dan Amerika Serikat harus bertanggung jawab atas terjadinya perampokan dan penindasan ini,” kata Ketua Umum DPP Hidayatullah, Dr Nashirul Haq, Selasa (19/11).

Ia menuturkan, sejak Inggris dan Prancis merampas kawasan Negeri Syam (Palestina, Yordania, Lebanon dan Suriah) dari Daulah Utsmaniyyah 1917, lalu Inggris menyerahkan Palestina kepada gerakan Zionis Israel, untuk berdirinya negara palsu Israel pada 15 Mei 1948. Sementara, Republik Indonesia sejak masa kepemimpinan Presiden Soekarno hingga hari ini, tidak pernah mengakui adanya negara bernama Israel.

“Dalam Undang-Undang Dasar 1945, rakyat dan Republik Indonesia terus mendukung usaha memerdekakan Palestina dari penjajahan gerakan Zionis yang selama 71 tahun terakhir telah menjadi biang kekacauan keamanan dan perdamaian di Timur Tengah dan dunia,” katanya.

Ia juga mengingatkan seluruh Muslimin Indonesia dan dunia, bahwa dijajahnya Masjidil Aqsha, Baitul Maqdis, Palestina, dan lebih luas lagi Negeri Syam, merupakan ujian dari Allah Ta’ala. Ujian yang sama telah beberapa kali Allah berikan kepada umat manusia sejak zaman Nabi Musa ‘alayhissalam, di mana Baitul Maqdis dijajah oleh bangsa Jabbariin seperti dikisahkan Al-Quran surah Al-Maaidah 20-26).

“Kami menyeru seluruh Muslimin Indonesia dan dunia, untuk sungguh-sungguh mendoakan dan menguatkan keluarga-keluarga kita di Gaza dan di seluruh Palestina, agar diberi kesabaran dan kekuatan oleh Allah,” katanya.

DPP Hidayatullah juga mengajak seluruh Muslimin Indonesia dan dunia untuk terus merapatkan shaf dan istiqomah memperbaiki ketaatan kepada Allah Ta’ala. Serta menguatkan terus seluruh potensi umat sampai Allah karuniakan pertolongan dan kemenangan.

“Kemenangan umat Islam adalah kemenangan seluruh insan dunia, dimana tegaknya keadilan akan menjadi jalan kesejahteraan hakiki bagi seluruh bangsa, sebagaimana dinubuwahkan Rasulullah, dan dipergilirkan oleh Allah dari zaman ke zaman,” ucapnya.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here