Menag Bidik Ormas Islam untuk Penguatan Kebangsaan dan Moderasi Agama

Fachrul Razi (tengah) dan Ketua Wantim MUI Din Syamsuddin
Menag Fachrul Razi (tengah) dan Ketua Wantim MUI Din Syamsuddin (dua kiri), Jakarta. Foto: Ahmad ZR/Indonesiainside.id

Indonesiainside.id, Jakarta – Setelah membuat aturan terkait pendataan majelis taklim, sertifikasi dai, dan normalisasi pelajaran agama, Kementerian Agama (Agama) mulai membidik Ormas Islam.

Menteri Agama Fachrul Razi ingin ormas-ormas Islam bekerja sama dengan pemerintah dalam memajukan kehidupan berbangsa dan bernegara. Misalnya, bekerja sama untuk penguatan kebangsaan dan moderasi agama.

Intinya, Menag ingin dentitas Islam dan kebangsaan harus terpadu. Salah satunya bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai lembaga induk yang menaungi ormas-ormas Islam menjadi shadiqul hukumah atau mitra strategis pemerintah.

“Saya mencontoh apa yang dilakukan Pak Jokowi, beliau merangkul semua pihak. Saya ingin mengajak Ormas Islam apa pun catatannya di masa lalu, untuk bersama-sama membangun bangsa ini,” kata Fachrul ketika memenuhi undangan Rapat Pleno ke-47 Dewan Pertimbangan MUI di Jakarta, Rabu (8/1).

Kemudian, Fachrul menyinggung perkembangan ekonomi syariah. Menurut dia, sistem ekonomi syariah sangat layak dan tepat ditetapkan di Indonesia, namun harus diisi oleh pakar yang ahli di bidangnya.

“Kalau ada beberapa perbankan syariah yang tutup, bukan ekonomi Islam yang jelek, tapi umat Islam yang jadi nasabahnya di situ yang punya catatan tidak baik,” ujarnya.

Di hadapan pimpinan Ormas Islam, Fachrul mengulang kembali tentang wacana moderasi beragama yang terus digalakkan. Semua negara, jelasnya, termasuk negara Arab sedang giat-giatnya melakukan moderasi beragama.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here