GNPF Ulama Yakin Larangan Kunjungan ke Haramain Tidak Berlarut-larut

- Advertisement -

Indonesiainside.id, Bangka – Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF Ulama), Ustaz Yusuf Muhammad Martak, yakin masalah pelarangan kedatangan jamaah umrah ke Saudi Arabia tidak akan berlarut-larut. Pemerintah Saudi akan mengupayakan berbagai cara untuk menanggulangi wabah virus corona.

“Memang dilema. Masalahnya kan jamaah yang sudah mendaftar dan punya visa. Tapi, antisipasi dari Saudi itu disampaikan untuk semua negara, karena mungkin awalnya bukan Indonesia saja yang dikhawatirkan,” kata Yusuf, ketika ditemui di sela acara Kongres Umat Islam Indonesia ke-7 di Pangkal Pinang, Bangka, Jumat (28/2).

Dia menyebutkan aturan ini berlaku bagi negara-negara lain, tidak saja menyasar kepada masyarakat Indonesia dengan jumlah muslim mayoritas. “Tapi apabila aturan itu diterapkan ke satu negara saja tidak terlalu adil,” katanya.

- Advertisement -

Dia juga percaya pemerintah Indonesia tidak tinggal diam. Melalui Kementerian Agama, pemerintah akan mengupayakan kompensasi untuk jamaah umrah yang tidak jadi berangkat ke tanah suci.

“Mudah-mudahan bisa ada kemudahan, apakah kerjasama dengan penerbangan atau penerbangan lain,” ucapnya.

Pasalnya, dia menilai tidak semua keadaan ekonomi jamaah di taraf uang sama. Mungkin saja, ada yang bersusah payah mengumpulkan dananya agar dapat berangkat melaksanakan umrah.

“Tidak semudah itu mereka akan membeli lagi. Kami berharap Insya Allah jamaah dapat bersabar dan ada jalan keluar, terlebih sebentar lagi masuk bulan Suci Ramadhan,” katanya.

Ketua MUI bidang Hubungan Luar Negeri, Kiai Muhyiddin Junaidi berpendapat, kebijakan pemerintah Arab Saudi memiliki landasan terutama demi menjaga keamanan. Apalagi sudah ditemukan beberapa jamaah yang positif terpapar virus corona.

“Maka, untuk sementara waktu pemerintah melarang menggagas untuk berkunjung ke Saudi Arabia, ini demi keamanan nah perlu juga saat ini kita bertanya kepada pemerintah kita bagaimana dengan nasib (jamaah) Indonesia, orang Indonesia yang pulang dari Hongkong, yang pulang dari Singapura apakah mereka masih aman tidak karena terinfeksi virus corona?,” katanya.

Dia mendorong, Menteri Kesehatan untuk memberikan penjelasan agar masyarakat tidak panik. “Mudah-mudahan bangsa ini akan terbebas dari penyakit, karena konon katanya virus Corona akan mati dengan sendirinya pada suhu dua puluh tiga derajat celsius, walaupun kita tidak bisa menjamin,” katanya. (Aza)

Berita terkini

Reshuffle Kabinet Mencuat, Suhendra Hadikuntono Masuk Radar Jokowi? Ini Sepak Terjangnya Selama Ini

Indonesiainside.id, Jakarta - Isu reshuffle kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencuat di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Bukan tanpa alasan, Jokowi marah besar karena...
- Advertisement -
ads1 mekarsari

Pakar Militer Rusia Dipenjara Karena Bocorkan Data Rahasia ke Jerman

Indonesiainside.id, Moskow--Pengadilan Rusia, menjatuhkan hukuman penjara selama tujuh tahun terhadap seorang warga Rusia yang juga sebagai pakar militer, yang diyakini berkhianat dengan menjual rahasia...

Bayi Umur Seminggu di Kudus Terpapar Covid-19

Indonesiainside.id, Kudus--Seorang bayi laki-laki yang berusia sepekan, asal Kecamaan Undaan, Kudus Jawa Tengah terinfeksi Covid-19. Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan (GTPP) COVID-19 Kudus, Jawa...

Puluhan Wali Murid Demo PPDB di Surabaya, Keluhannya Macam-Macam

Indonesiainside.id, Surabaya - Puluhan wali murid di Surabaya menolak proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMP Negeri jalur zonasi dan mitra warga. Mereka beralasan...

Berita terkait

Puluhan Penghafal Al-Quran Akan Disebar ke Desa-Desa

Indonesiainside.id,Bekasi - Sebanyak 38 orang hafidz atau penghafal Al-Quran hasil penyaringan dari 23 kecamatan Kabupaten Bekasi mengikuti seleksi Program Satu Desa Satu Hafidz...

Gabungan Ormas Islam Malaysia Dukung Hagia Sophia Difungsikan jadi Masjid

Indonesiainside.id, Kuala Lumpur-- Gabungan ormas Malaysia menyatakan dukungan pengalihfungsian Museum Hagia Sophia di Istanbul menjadi tempat ibadah bagi umat Islam. Keputusan status Hagia Sophia...

Muslim Pemberani Korban Serangan Bersenjata di Masjid Kanada 2017, Diberi Penghargaan

Indonesiainside.id, Montreal – Lima pria Kanada mendapat penghargaan kehormatan, Rabu (1/7) karena keberanian mereka mengatasi serangan bersenjata di sebuah masjid di Quebec, pada 2017....

Status Hagia Sophia Diputuskan Hari Ini, Mayoritas Warga Turki Doakan segera Jadi Masjid

Indonesiainside.id, Istanbul – Pengadilan tinggi Turki akan memberikan putusan penting, Kamis (2/7) hari ini, tentang apakah museum ikonik Istanbul, Hagia Sophia akan berubah fungsi...

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here