Panduan MUI Saat Mengurus Jenazah Pasien Covid-19

Indonesiainside.id, Jakarta – Total pasien positif virus corona (Covid-19) per Senin (16/3) bertambah menjadi 134 orang. Juru Bicara pemerintah penanganan virus corona, Achmad Yurianto mengatakan penambahan berasal dari 17 kasus baru yang ditemukan hari ini.

“Ada confirm 17 hari ini, untuk detailnya bisa cek web Kemenkes,” kata Yurianto dalam konferensi pers, Senin (16/3).

Sementara, kasus meninggal tercatat 5 orang, sebanyak 8 pasien berhasil sembuh. Lalu sejumlah 1.138 merupakan terperiksa, artinya memenuhi ODP dan PDP atau melakukan kontak dengan orang terpapar.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah merilis fatwa tentang Penyelenggaraan Ibadah dalam Situasi Terjadi Wabah Covid-19. Termasuk di dalamnya bagaimana menangani jenazah terpapar virus corona.

“Pengurusan jenazah (tajhiz janazah) terpapar Covid-19, terutama dalam memandikan dan mengkafani harus dilakukan sesuai protokol medis dan dilakukan oleh pihak yang berwenang,” tulis Ketua Komisi Fatwa MUI, Hasanuddin AF dalam Fatwa Nomor 14 tahun 2020 itu.

MUI menekankan, pengurusan jenazah terpapar virus harus tetap memperhatikan ketentuan syariat. Sedangkan untuk mensalatkan dan menguburkannya dilakukan sebagaimana biasa dengan tetap menjaga agar tidak terpapar Covid-19.

MUI mengimbau Umat Islam agar semakin mendekatkan diri kepada Allah. Memperbanyak ibadah, taubat, istighfar, dzikir, membaca Qunut Nazilah di setiap shalat fardhu

Memperbanyak shalawat, memperbanyak sedekah, dan senantiasa berdoa kepada Allah SWT agar diberikan perlindungan dan keselamatan dari musibah dan marabahaya (doa daf’u al-bala’), khususnya dari wabah Covid-19.(EP)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here