Ustaz Abdul Somad: Tak Jabat Tangan Khawatir Tularkan Virus, Justru Sunah Rasul

Ustaz Abdul Somad bawakan tausiah subuh di Rumah Jabatan Gubernur

Indonesiainside.id, Jakarta – Ustaz Abdul Somad (UAS) menjawab keresahan publik mengenai apa hukum seseorang yang tak ingin berjabat tangan karena mengantisipasi penularan virus corona (covid-19). Dia bilang hal itu sesuai sunah Rasulullah.

Penjelasan ini diutarakan UAS dalam sesi tanya jawan singkat yang diunggah di akun youtube miliknya dan dilihat pada Minggu (22/3). Video itu berjudul: Bagaimana Jika Mereka yang Sudah Tertular Wabah Ingin Berjabat Tangan?

UAS menjelaskan, peristiwa serupa sempat terjadi di zaman Rasulullah SAW. Ada orang yang sudah terkena penyakit kusta, menular.

“Kata Nabi (Muhammad): kami sudah membaiat engkau. Mestinya berbaiat itu salaman, tapi kata Nabi karena dia terkena penyakit menular: sudah (berbaiat), engkau boleh pulang, tidak perlu bersalaman,” tutur UAS.

Menurut UAS, apa yang sedang diterapkan pemerintah dalam imbauan social distancing atau menjaga jarak selama masa pandemi covid-19 sudah tepat. Kebijakan itu tak menyalahi syariat Islam.

“Jadi apa yang kita lakukan hari ini, tidak berinteraksi sosial dengan orang yang dikhawatirkan menularkan virus, tidak bersalaman bukan meninggalkan sunah. Justru sedang melaksanakan sunah,” tutur UAS.

Pemerintah telah memperketat interaksi sosial selama masa pandemi. Publik diminta menjauhi area keramaian hingga bekerja dari rumah atau work from home. (MSH)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here