Selama PSBB, Masjid Istiqlal Liburkan Pegawai dan Perpanjang Peniadaan Layanan Ibadah

Jamaah salat zuhur berada di Masjid Istiqlal, Jakarta. Foto: Muhammad Zubeir/Indonesiainside.id

Indonesiainside.id, Jakarta – Masjid Istiqlal, Jakarta, meniadakan layanan ibadah selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di ibu kota yang dimulai pada tanggal 10 hingga 24 April mendatang. Bahkan, pegawai badan pelaksana pengelola masjid pun turut diliburkan.

Kebijakan ini tertuang dalam Surat Keputusan Ketua Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal (BPPMI) Nomor 24/SK/BPPMI/IV/2020 tentang Meliburkan Pegawai Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal dan Peniadaan Layanan Peribadatan. Keputusan tersebut mulai berlaku pada tanggal ditetapkan dan diteken oleh Ketua Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal, Asep Saepudin, Kamis (9/4).

Kepala Protokol Masjid Istiqlal, Abu Hurairah, memastikan hal tersebut. Ia mengatakan, bahwa tak ada kegiatan selama penerapan PSBB di Jakarta.

“Diperpanjang peniadaan peribadatan. Barusan suratnya datang, sampai tanggal 24 April,” ujarnya kepada Indonesiainside.id.

Adapun keputusan tersebut menimbang rencana penerapan PSBB oleh Gubernur DKI dan dipandang perlu menetapkan kebijakan dimaksud. Selain itu, hal tersebut juga mengingat Keputusan Presiden RI nomor 38 tahun 1994 tentang pengelolaan Masjid Istiqlal, Keputusan Menteri Agama RI Nomor 323 tahun 2019 dan Nomor 499 tahun 2018, serta keputusan Ketua BPPMI nomor 23/SK/BPPMI/III/2020. (AS)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here