Gereja Beroperasi Mulai 11 Mei, Muslim Prancis Minta Masjid Dibuka untuk Idul Fitri

- Advertisement -

Indonesiainside.id, Paris – Pendapat di kalangan Muslim di Prancis terbagi tentang apakah masjid harus dibuka kembali untuk Idul Fitri. Sebagian berpendapat masjid tetap dengan aturan pembatasan yang sekarang, untuk mencegah penyebaran virus corona.

Imam Masjid Paris, Chamseddin Hafiz, warga Prancis keturunan Aljazair, meminta pihak berwenang memberikan izin kepada komunitas Muslim untuk membuka masjid-masjid untuk pada hari raya Idul Fitri, yang diperkirakan jatuh pada 24 Mei nanti.

Permintaan itu datang setelah Perdana Menteri Prancis Edouard Philippe mengatakan kepada Senat bahwa pemerintah bersedia mempertimbangkan untuk membuka kembali gereja-gereja dan sinagog pada 29 Mei, jika situasinya tidak memburuk setelah Perancis mulai melonggarkan kuncian nasional pada 11 Mei.

- Advertisement -

Hafiz bersumpah untuk menggunakan semua cara hukum untuk membela kepentingan Muslim Prancis. Idul Fitri, yang menandai akhir bulan suci Ramadhan, sama pentingnya dengan liburan Kristen atau Yahudi, katanya.

Jika suatu keputusan dibuat untuk membuka kembali gereja dan sinagog, itu akan menjadi standar ganda sebesar diskriminasi jika Muslim dicegah dari merayakan hari besar keagamaan mereka, ia menambahkan.

Sementara itu, Mohamed Moussaoui, seorang warga Perancis keturunan Maroko dan presiden Dewan Prancis dari Kepercayaan Muslim, tidak sepenuhnya setuju dengan komentar Hafiz. Dia mengatakan kuncian boleh diakhiri dan masjid dibuka kembali, tapi dengan jaminan kesehatan dan keamanan bagi umat Islam.

“Semua ilmuwan mengingatkan bahwa gelombang kedua pandemi mungkin terjadi, dengan kemungkinan peningkatan jumlah orang yang terinfeksi dan penerimaan baru untuk perawatan intensif. Jika itu memang terjadi, maka tidak masuk akal untuk mengizinkan pertemuan besar,” kata Moussaoui.

“Idul Fitri berarti pertemuan dengan jumlah yang sangat besar, mungkin ada sekitar 2 juta Muslim yang ingin pergi ke masjid. Bagi saya, yang paling penting adalah pada tanggal 23 Mei kami dapat memberi tahu umat Muslim yang ingin pergi ke masjid bahwa mereka aman dan tidak perlu khawatir,” tambahnya.

“Imam Masjid Paris mengambil sikap berdasarkan apa yang terjadi dengan kelompok agama lain, tetapi ini bukan argumen bagi saya. Prioritas tertinggi adalah masalah kesehatan,” pungkasnya.

Pemerintah Prancis pada hari Kamis mengkonfirmasi bahwa Prancis akan mulai mengurangi penguncian pada hari Senin, dan memberikan rincian rencana untuk keluar secara progresif. Bergantung pada risikonya, daerah-daerah telah diklasifikasikan sebagai zona merah (di mana ancamannya lebih tinggi) atau zona hijau. Sekolah dasar dan sebagian besar bisnis selain kafe atau restoran di kedua zona akan diizinkan untuk dibuka kembali mulai 11 Mei.

Dilansir dari laman arabnews.com, di zona hijau, sekolah menengah, kafe, dan restoran mungkin diizinkan dibuka kembali pada awal Juni, jika tingkat infeksi tetap rendah. Menteri Dalam Negeri Christophe Castaner mengatakan hotel, bar, taman, dan taman umum akan tetap ditutup untuk saat ini, dan kemungkinan pembukaan kembali tempat ibadah akan dibahas pada akhir Mei.

Dia menambahkan bahwa orang hanya akan diizinkan untuk melakukan perjalanan hingga 100 km dari rumah. Siapa pun yang ingin melangkah lebih jauh karena alasan bisnis atau pribadi harus mendapatkan izin resmi. (CK)

Berita terkini

Menteri Luar Negeri Pakistan Positif Covid-19

Indonesiainside.id, Islamabad-- Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mahmood Qureshi hari Jumat (3/7) dinyatakan positif virus corona baru. Menulis di akun twitter, Shah Mahmood mengabarkan...
- Advertisement -
ads1 mekarsari

Covid-19 Belum Terkendali, Jusuf Kalla: Masyarakat yang Harus Mengendalikan Diri

Indonesiainside.id, Jakarta - Laju penularan virus corona jenis baru (Covid-19) belum juga terkendali. Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla mengatakan, masyarakatlah yang...

Roadmap Program Pelatihan Timnas Indonesia dari Shin Tae-yong Belum Lengkap

Indonesiainside.id, Jakarta--Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengatakan manajer pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong belum memberikan roadmap program persiapan timnas senior. "Dia sudah memberikan roadmap (peta jalan) untuk...

Malaysia Tangguhkan Pilot Berlisensi Pakistan, Terkait Pemalsuan Kualifikasi

Indonesiainside.id, Kuala Lumpur – Regulator penerbangan Malaysia untuk sementara menangguhkan pilot yang dipekerjakan oleh maskapai domestik yang memegang lisensi Pakistan. Hal ini dilakukan setelah...

Berita terkait

Museum Rasulullah SAW Akan Dibangun di Area Perluasan Kawasan Ancol

Indonesiainside.id, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 237 Tahun 2020 tentang Izin Perluasan Kawasan Ancol seluas 155 hektare dilakukan...

Masih Ada Korban, Malaysia Larang Warga Shalat di Masjid

Indonesiainside.id, Jakarta-- Malaysia belum mengizinkan warga negara asing untuk shalat Jumat berjamaah di masjid.  Menteri Agama Zulkifli Mohamad Al-Bakri mengatakan kementeriannya masih mengkaji lebih...

Kurban di Masa Pandemi Covid-19: Pahala dan Asas Manfaat Lebih Besar

Indonesiainside.id, Jakarta - Esensi ubudiyah dalam kurban adalah ketaatan dan kepatuhan atas tuntunan Rabb, baik tuntutan dalam konteks melakukan sesuatu yang datang dari perintah-Nya...

Puluhan Penghafal Al-Quran Akan Disebar ke Desa-Desa

Indonesiainside.id,Bekasi - Sebanyak 38 orang hafidz atau penghafal Al-Quran hasil penyaringan dari 23 kecamatan Kabupaten Bekasi mengikuti seleksi Program Satu Desa Satu Hafidz...

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here