Pesan-Pesan Habib Rizieq: Revolusi Akhlak, Jangan Dipelintir!

Habib Rizieq Shihab
Habib Rizieq Syihab Imam Besar FPI. Foto: Istimewa

Indonesiainside.id, Jakarta – Imam Besar dan Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab menyatakan, dirinya memilih pulang ke Tanah Air tak lain karena ingin terus melanjutkan berdakwah. Maka jatuhlah pilihannya untuk pulang pada Selasa (10/11), setelah berada di Tanah Suci Makkah selama 3,5 tahun.

Kepulangan Habib Rizieq memang mendapat sambutan baik dari pemerintah melalui Menko Polhukam Mahfud MD. Mahfud menyambut baik kepulangan Habib Rizieq untuk melalkukan revolusi akhlak. Mengenai hal itu, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid juga menyambut baik kepulangan tersebut, apalagi Habib Rizieq akan terus melakukan revolusi akhlak.

Mengenai istilah Revolusi Akhlak tersebut, Habib Rizieq memberikan penjelasan singkat. Revolusi  adalah perubahan drastis dan mendasar. “Kalau kemarin masih tukang bohong, sekarang tidak mau bohong lagi Revolusi itu langsung berubah. Hari ini tidak salat, sekarang salat seterusnya,” katanya pada tausiah perdana setelah tiba di Tanah Air, di Markaz FPI, Petamburan, Jakarta, Selasa malam (10/11)>

Kenapa revolusi akhlak, karena akhlak itulah yang dipakai oleh Baginda Nabi Muhammad SAW. “Jadi, revolusi akhlak, jangan dipelintir. Siap revolusi akhlak? Jangan dipelintir. Kita tidak cari jabatan, kita hanya ingin negara ini baik… Kita hijrah dari keburukan kepada kebaikan,” katanya.

Terkait hal itu, dia mengatakan bahwa Nabi Muhammad SAW memang diutus untuk menyempurnakan perilaku ummat manusia. Nabi SAW bersabda:

إِنَّمَا بُعِثْتُ ِلأُتَمِّمَ صَالِحَ اْلأَخْلاَقِ

“Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang baik.” (HR. Al-Bukhari dalam al-Adabul Mufrad no. 273 (Shahiihul Adabil Mufrad no. 207), Ahmad (II/381), dan al-Hakim (II/613) (Aza)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here