Mengenal Glaukoma, Penyakit Mata yang Diderita Thareq Habibie

Thareq Kemal Habibie. Foto: twitter

Oleh: Anisa Tri K

Indonesiainside.id, Jakarta – Nama Thareq Kemal Habibie, putra almarhum BJ Habibie seketika menarik perhatian publik saat mengumumkan kepergian ayahnya. Penampilan Thareq yang mengenakan penutup mata di sebelah kanan menimbulkan tanda tanya publik.Thareq mengkonfirmasi hal tersebut dengan menyebut jika ia mengalami gangguan penglihatan, yakni glaukoma.

Bagi penderita glaukoma, operasi menjadi jalan terakhir. Namun dokter mengingatkan, operasi tidak bisa mengembalikan penglihatan yang sudah hilang. Menurut dr Emma Rusmayani SpM dari Jakarta Eye Center Kedoya mengatakan, operasi glaukoma berbeda dengan operasi katarak yang mengembalikan penglihatan.

Operasi glaukoma bertujuan untuk mengurangi tekanan pada bola mata dan mencegah terjadinya kebutaan.”Kehilangan penglihatan akibat glaukoma tidak bisa direhabilitasi. Operasi sifatnya hanya membuat mata berada dalam tekanan yang dianggap normal dan mencegah glaukoma semakin parah. Jadinya supaya tidak buta,” tutur Emma beberapa saat lalu.

Lebih lanjut, Emma mengatakan, jika tata laksana penanganan glaukoma terbagi menjadi 4 tahap. Dan operasi merupakan tahap terakhir setelah tahap-tahap sebelumnya menemui kegagalan. “Tekanan mata normalnya berada di angka 20-21 mmHg. Tata laksana pengobatan adalah menjaga tekanan berada di angka itu atau angka yang dapat ditanggung pasien,” tuturnya.

Tahap pertama penanganan glaukoma adalah pengobatan dengan obat tetes maupun obat minum. Obat bertujuan untuk mengurangi tekanan bola mata dan digunakan setiap hari. Gunanya agar tekanan bola mata tak meningkat drastis secara tiba-tiba.

Jika obat tak bisa memberikan hasil yang diharapkan, pengobatan berlanjut menggunakan laser. Laser bertujuan untuk mengembalikan fungsi saluran trabekular sehingga tidak terjadi penumpukan cairan mata.

Pencegahan Glaukoma

Sebagian besar faktor risiko glaukoma seperti usia, keturunan dan etnik tidak dapat dicegah. Jika Anda memiliki sejarah glaukoma dalam keluarga atau mengkonsumsi obat-obatan berisiko tinggi,pemeriksaan mata teratur sangatlah penting untuk deteksi dini glaukoma.

Begitu terdeteksi glaukoma, umumnya memerlukan pemeriksaan dan kontrol seumur hidup. Tujuan terapi glaukoma adalah untuk mengontrol tekanan bola mata.

Diagnosa dini adalah kunci untuk mencegah kebutaan, karena kerusakan saraf glaukoma tidak dapat dikembalikan. Glaukoma hanya bisa dikontrol, namun tidak bisa disembuhkan. (PS)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here