NASA Perkenalkan Baju Luar Angkasa Pertama untuk Astronot Wanita

Dua model baju antariksa terbaru, (kiri) Unit (xEMU) dan (kanan) Orion Crew Survival Suit. Foto: daily mail

Indonesiainside.id, Jakarta – Badan Antariksa Amerika NASA pada Selasa (15/10) meluncurkan prototipe baju astronot terbaru yang akan dikenakan oleh perempuan pertama di bulan. Dalam acara yang berlangsung di kantor pusat NASA, Jim Bridenstine selaku Administator NASA dan insinyur pakaian luar angkasa berbagi pandangannya tentang dua pakaian antariksa generasi berikutnya yang dirancang untuk program pendaratan perempuan pertama di bulan pada 2024 mendatang.

“Setelah mengirim manusia ke bulan, kami akan pergi ke Mars. Untuk pergi ke Mars, kita perlu menggunakan bulan sebagai tempat pembuktian. Oleh karena itu, kami rasa perlu memperbarui pakaian antariksa,” ujar Bridenstine.

Diberitakan scientificamerican, Jumat (18/10) untuk mencapai tujuan ambisius ini, NASA memahami jika perlu ada pembaharuan antariksa sehingga orang dari segala bentuk, ukuran dan jenis kelamin akan dapat terbang ke dan menjelajahi bulan, Mars dan seterusnya. Kristine Davis, seorang insinyur spacesuit di NASA Johnson Space Center, mengenakan salah satu dari dua pakaian prototipe baju astronot.

“Kristine mengenakan spacesuit yang akan cocok dengan semua astronot kita ketika kita pergi ke bulan,” kata Bridenstine. Dua prototipe spacesuit yang dipamerkan NASA dirancang untuk dua bagian terpisah dari misi crew ke bulan.

Pakaian yang disebut Exploration Extravehicular Mobility Unit (xEMU) merupakan jas berwarna merah, putih, dan biru yang dirancang untuk dikenakan para astronot yang menjelajahi permukaan Bulan, khususnya di kutub selatan. Pakaian tersebut mencakup sejumlah peningkatan dan NASA mengklaim pakaian tersebut akan semakin memudahkan mereka untuk bergerak, dengan teknologi carbon dioxide scrubbing yang telah ditingkatkan, para astronot akan dapat menghabiskan lebih banyak waktu untuk menjalankan misinya, yaitu sekitar selama 8 jam. Pakaian tersebut juga memiliki jahitan yang lebih baik dengan desain yang dirancang untuk mencegah debu Bulan.

View this post on Instagram

Showcasing: New spacesuits for #Artemis generation astronauts! ✨👩‍🚀👨‍🚀⁣⁣ ⁣⁣ The red, white and blue Exploration Extravehicular mobility Unit (xEMU) is designed for planetary missions to the Moon and Mars and spacewalks outside the station. With new upgrades such as advanced mobility, enhanced communications systems and protection from extreme temperatures – our @NASAAstronauts will be able to accomplish more complex tasks on the lunar South Pole in 2024. ⁣⁣ ⁣⁣ The orange Orion Crew Survival System (OCSS) suit is designed for launch and re-entry, high-risk situations and emergencies. With upgrades such as enhanced mobility, a lighter, stronger helmet and fire resistant material – future astronauts will be kept safe during high-intensity situations.⁣⁣ ⁣⁣ Check out the link in bio for more! ⁣⁣ ⁣⁣ #NASA #spacesuits #fashion #space #Artemis #SuitUp

A post shared by NASA (@nasa) on

Pakaian kedua adalah Orion Crew Survival System. Pakaian berwarna oranye terang yang akan dikenakan oleh para astronot ketika mereka meluncur ke ruang angkasa di dalam kapsul Orion dan kembali ke Bumi. Sebelum resmi digunakan astronot, NASA berencana mengirim satu setel pakaian xEMU ke stasiun luar angkasa dalam dua tahun untuk menguji pakaian tersebut di luar angkasa sebelum disempurnakan. (PS)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here