Universal Studio China Akan Gunakan Alat Pemindai Wajah

Universal studio China akan membuat pendeteksi wajah untuk akses tiket masuk. Foto: oman observer

Indonesiainside.id, Jakarta – Teknologi pengenalan wajah mendapatkan daya tarik di seluruh China, di mana ia digunakan untuk segala hal mulai dari checkout supermarket hingga pengawasan. Tak terkecuali dengan taman hiburan Universal Studios yang kini sedang dibangun di Beijing.

Nantinya, Universal studio China akan menerima pengunjung tanpa tiket, dan digantikan dengan alat pemindai akan wajah, seperti yang dilansir Yahoo, Jumat (18/10).

Teknologi ini merupakan bagian dari serangkaian layanan yang dimiliki oleh raksasa internet Cina, Alibaba yang akan diintegrasikan ke dalam taman Universal Studio.

Di dalam taman, kamera pengenal wajah yang terhubung dengan platform pembayaran elektronik Alipay Alibaba akan memungkinkan pengunjung untuk membuka loker penyimpanan, membayar makanan dan bergabung dengan antrian ekspres untuk naik.

Bagi pengunjung yang tidak ingin wajahnya dipindai, akan tetap memiliki cara lain untuk masuk ke taman dan membayar makanan dan barang dagangan. “Tidak ada cara yang lebih mulus untuk menikmati apa yang kami bangun selain menggunakan teknologi Alibaba,” kata Brian Roberts, CEO Comcast, pemilik Universal Studio.

Perusahaan belanja online Alibaba, dalam beberapa tahun terakhir telah berinvestasi secara intensif dalam hiburan dan pariwisata. Hal itu dibuktikan dengan aplikasi Alipay yang banyak digunakan di China bersama saingannya WeChat Pay sebagai alternatif pembayaran.

Taman Universal di Beijing, akan menampilkan karakter-karakter dari film laris Hollywood seperti Harry Potter dan Kung Fu Panda. Saat ini pembangunan konstruksi sedang berlangsung di distrik pinggiran kota Tongzhou, ibukota Cina, dan diperkirakan akan dibuka pada 2021. (PS)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here