Kolaborasi Budaya Kolosal Aceh-Solo Akan Tampilkan 1.001 Penari

tari ratoh jaroe aceh
Ilustrasi Tari Ratoh Jaroe Aceh. Foto: Wikipedia

Indonesiainside.id, Jakarta – Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA), Almuniza Kamal bertemu dengan Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, hari ini (9/12). Pertemuan diadakan seiring pertukaran kebudayaan antara Aceh dan Solo dalam acara Pentas Kebudayaan Aceh dan Kuliner Aceh.

“Ini adalah pertemuan pertama antara Pemerintah Aceh dan Walikota Solo, guna membicarakan pembukaan kegiatan budaya Aceh di Solo tanggal 15 Desember ini, yang kita sebut sebagai program Indonesia Satu,” ujar Almuniza usai bertemu Hadi.

Almuniza mengatakan, selain acara pembukaan pada tanggal 15 Desember nanti, pemerintah Aceh dan Solo juga akan menyiapkan agenda budaya Tarian Kolosal yang akan digelar pada Februari tahun depan.

“Bulan Februari nanti akan ada kegiatan yang lebih besar dan lebih meriah lagi, kita hadirkan 1001 Penari Kolosal yang melibatkan pelajar dan mahasiswa Solo,” kata dia.

Walikota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo menyambut baik niat pagelaran kesenian dari Pemerintah Aceh. Dia mengapreasiasi kegiatan tersebut dan memberikan izin penggunaan tempat di Balai Kota Solo.

Hadi juga sudah menyampaikan agar Pemerintah Aceh dan Dinas Kebudayaan (Disbud) Solo untuk melakukan koordinasi agar pagelaran dua kebudayaan antara Aceh dan Solo berjalan dengan baik.

Persiapan Pentas Kebudayaan dan Kuliner Aceh pekan depan (15/12) telah rampung. Mulai dari perizianan tempat dan berbagai keperluan lainnya.

“Hanya saja, Walikota Solo meminta Pemerintah Aceh untuk segara mengirimkan surat resmi kepada Pemerintah Solo, untuk kemudian disposisikan kepada Disbud,” ujar Ketua Panitia, Izzul. (*/Dry)

 

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here