Masuk Enam Nominasi Oscar, Parasite Cetak Sejarah Sinema Asia

Film Parasite asal Korea Selatan mendapatkan 6 nominasi piala Oscar 2020. Foto: twitter

Indonesiainside.id, Jakarta – Film Parasite membuat sejarah dalam industri perfilman. Pada Senin (13/1), Parasite menjadi film Korea Selatan pertama yang dinominasikan untuk enam kategori sekaligus, yakni; gambar terbaik, skenario asli, pengarahan (directing), penyuntingan film, desain produksi, dan film fitur internasional.

Film yang berkisah tentang kesenjangan sosial ini, disambut hangat oleh para kritikus ketika dunia Tayang perdana di Festival Film Cannes tahun lalu. Ia kemudian menjadi film Korea pertama yang memenangkan Palme d’Or, penghargaan film tertinggi di Cannes, dan menjadi film Korea pertama yang pernah mendapatkan nominasi dalam kategori fitur internasional.

Parasite menjadi film Box Office yang telah merausasi hampir $150.000.000 (Rp 2 miliar) di seluruh dunia. “Ini adalah peristiwa yang sangat langka dan berharga terjadi pada film Asia dan Korea, dan saya pikir bagi saya apa yang sangat penting adalah bahwa sebelum semua nominasi ini film ini sangat baik di Box Office setelah dirilis di Amerika Utara,” ujar sutraradara Bong Joon Ho’ kepada The Times pada hari Senin.

Dalam sebuah wawancara dengan Variety pada bulan November lalu, Bong berharap, perhatian dari ajang Oscar ini akan mendorong pemirsa untuk mengetahui lebih banyak tentang Sinema Korea Selatan.

“Sinema Korea memiliki sejarah panjang,” ujarnya. “Ada banyak Master yang belum diperkenalkan kepada penonton Barat. Ini akan menjadi besar jika orang mengambil lebih tertarik pada bioskop Korea karena nominasi saya,” ugkapnya.

Apakah “Parasite” dapat memenangkan penghargaan di ajang bergensi ini, Bong mengatakan jika nomimasi yang di berikan kepada filmya sudah mewakili semacam kemenangan tersendiri.

“Saya berharap ini berfungsi sebagai inspirasi bagi para pembuat film muda di Korea,” kata Bong Senin. “Saya tidak pernah membuat film demi negara, tapi saya pikir itu bagus bahwa film yang saya ciptakan untuk alasan pribadi akhirnya berkontribusi terhadap seluruh industri,” kata sutradara film itu. (PS)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here