Beda Kultur Jawa-Makassar Makin Mempererat Hubungan Danny-Raiyah

Indonesiainside.id, Jakarta – Berbeda kultur daerah dan tradisi bukan halangan ketika Tuhan menyatukan dua insan yang berbeda, justru dengan perbedaan kultur itu makin mempererat hubungan keduanya. Raiyah Chitra Caesaria yang akan menikah dengan cucu Presiden ke-2 RI, Soeharto; Danny Bimo Hendro Utomo (Danny Rukmana) yang berasal dari keturunan Jawa-Sunda mengaku jika perbedaan kultur tak menyurutkan niat mereka untuk mantab melangkah bersama.

“Awalnya aku (sadar) orang Bugis Makassar, ngomongnya kasar dengan nada keras, kemudian ketika saya mulai mengenal keluarga (Danny), wah ngomongnya harus kalem nih,” kata Raiyah kepada Indonesiainside.id di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (13/2).

“Tapi setelah dijalanin biasa aja sih, walaupun berbeda budaya ya,” imbuhnya berseloroh.

Lebih jauh, dia menuturkan awal pertama mengenalkan Danny kepada orang tuanya. Raiyah menceritakan tentang Danny kepada orang tuanya selang beberapa bulan dia menjalani hubungan long distance relationship (LDR).

“Aku sebelumnya nggak bilang (mas Danny dari keluarga Cendana), tapi setelah kenal lama, baru aku kasih tahu, terus responnya hanya “Oowh,”, kemudian orang tua bilang, “kamu tahu kan cara bawa diri gimana?,” kata Raiyah menirukan ucapan ayahnya.

Satu tahun lebih menjalani hubungan sejak 31 Maret 2018, Danny memutuskan untuk segera menghalalkan mantan pramugari Singapura Airlines tersebut. Pada perjamuan makan siang di Singapura, Danny menyampaikan maksud tersebut kepada kedua orang tua Raiyah.

“Waktu itu di Singapura pada Agustus 2019 (saya utarakan) agar disegerakan saja setelah mantap,” kata Danny.

Mendapatkan persetujuan dari orang tua Raiyah, Danny kembali bergegas ke Jakarta untuk melamar Raiyah dengan membawa kedua orang tuanya. Sebulan berselang, tepatnya pada tanggal 14 September 2019, Danny melamar Raiyah sekaligus menentukan tanggal pernikahan.

“Ya dari tanggalan Jawa, Sabtu Legi, kita berharap hari baiknya di tanggal itu, termasuk di jam-nya jam 19.30 (WIB),” ucap Danny.

Adapun busana yang akan dikenakan Raiyah saat akad, Sabtu (15/2) besok, merupakan pakaian adat yang diwarisi dari leluhurnya. Bukan pakaian adat Makassar pada umumnya.

“Aku menggunakan pakaian Bugis Makassar itu turun-menurun, jadi bukan model seperti sekarang kebanyakan. Pakaian yang kita pakai ini sudah dari atas, kemudian kita pakai lagi,” katanya.

Sedangkan untuk resepsi, kedua pasangan ini akan menggunakan pakaian adat Jawa. Raiyah enggan menyebutkan secara detail siapa desainer busana yang akan dia kenakan saat resepsi nanti.

“Desainernya dari Indonesia. Kita memadukan budaya adat Makassar dan Jawa,” tuturnya.

Rencananya, hari Jumat, 14 Februari 2020 dilaksanakan prosesi sungkeman, siraman, potong rikmo (potong rambut), nanem rikmo, (dodol dawet), dulang pungkasan dan begalan. Sedangkan Sabtu (15/2) pagi dilaksanakan akad nikah dalam tradisi Makasar (asal mempelai wanita). Sedang malam harinya dilaksanakan resepsi dengan asesoris budaya Jawa dan Sunda. (SD)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here