Awas, Jangan Buang Masker Bekas Pakai Sembarangan

Seorang warga beraktifitas menggunakan masker. Foto: Muhammad Zubeir/Indonesiainside.id

Indonesiainside.id, Jakarta—Kewaspadaan masyarakat terhadap virus corona (Covid-19) dilakukan dengan ramai-ramai memakai masker sekali pakai. Namun, tidak banyak masyarakat yang mengerti jika masker termasuk sampah medis yang bisa menjadi sumber penyakit.

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Ari Fahrial Syam mengimbau masyarakat untuk tidak sembarangan membuang masker habis pakai. Sebab, masker yang sudah dipakai berpotensi menjadi sumber penyakit baru jika tidak dikelola dengan baik.

“Orang tidak tahu masker itu sampah medis. Apa yang terjadi? Mereka buang masker sembarangan. Di situ potensi beredarnya penyakit dari situ,” kata Ari dalam konferensi pers di Fakultas Kedokteran UI, Jakarta, Jumat (13/3).

Ari menganjurkan agar masyarakat membuang masker habis pakai di tempat sampah tertutup sehingga tidak berpotensi menyebarkan kuman penyakit. “Yang penting jangan terbuka tapi mesti di dalam tempat sampah yang tertutup dan tidak mudah tersebar ke tempat lain karena sekali lagi ini infeksius,” ujarnya.

Ari juga mengatakan masker hanya dipakai oleh mereka yang sedang dalam kondisi sakit dengan maksud agar tidak menularkan kepada orang lain. Namun, semenjak Covid-19 menyebar, masyarakat baik yang sehat maupun sakit berburu membeli masker dan menggunakan masker sebagai perlindungan diri dari penularan Covid-19 .

Alhasil, harga masker menjadi mahal, dan orang sulit mendapatkannya karena toko-toko sering kehabisan suplai masker. Imbasnya, mereka yang sakit menjadi kesulitan mendapatkan masker, dan mereka berpotensi menularkan kuman penyakit melalui droplet saat batuk dan bersin karena tidak menggunakan masker. “Dari batuk sampai bersin, dampak dari virus beredar cukup tinggi,” ujarnya.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here