Dian Sastro Curhat ‘Antara Cinta, Benci dan Ketidaktahuan’

Dian Sastrowardoyo. foto: instagram/ @therealdisastr

Indonesiainside.id, Jakarta – Aktris pemeran Cinta dalam film “Ada Apa Dengan Cinta” Dian Sastrowardoyo mengaku bersyukur bisa mendapat kesempatan banyak belajar tentang film. Melalui sebuah unggahan di Instagramnya, Dian curhat tentang kehidupannya selama berkarir di industri perfilman.

Dia memahami banyak penonton yang rindu melihat dirinya kembali terjun sebagai pemeran utama dalam sebuah film. “Hari ini saya belajar banyak tentang film. Antara Cinta, Benci, dan Ketidaktahuan. Bagaimana saat kita bicara tentang film, maka kita sedang bicara tentang kerinduan terdalam manusia secara primal,” tulis Dian, dikutip Rabu (1/04).

“Dari diskusi film maker malam ini saya belajar akan kerinduan penonton untuk terlahir kembali melalui subyektifitas baru dalam pemeran utama sebuah film,” lanjut dia.

Diketahui, Dian melakukan diskusi tentang film bersama para tokoh pembuat film. Lalu dia mengaku, merasa beruntung jika saat duduk di bangku kuliah menjalani pendidikan filsafat.

“Wow. Saya kuliah filsafat 19 tahun yg lalu, dan malam inilah saya mengerti kenapa saya mesti menjalani kuliah filsafat tapi berkarier di dunia film,” ujar dia.

Di awal kariernya, Dian merasa gagal memaknai kontribusinya dalam memahami keberlangsungan hidup. Namun, pada akhirnya, dia memahami jika kehadirannya di indsutri film sangat dirindukan para penonton melalui karakter yang di perankan.

“Jujur di awal karier saya di dunia film saya masih gagal memaknai apa signifikansi kontribusi saya dalam dunia film terhadap keberlangsungan hidup kita sebagai manusia Indonesia. Tapi sekarang saya bersyukur, setelah menjalani titian karya beberapa dekade sambil bertanya-tanya tentang apa maknanya, sekarang saya paham kenapa saya berada di sini, dan kenapa semua jawaban dan pemahaman itu akan tiba pada waktunya,” ucap Dian.

“Saya hanya ingin mengucapkan rasa syukur dan terimakasih yang amat mendalam untuk telah diperbolehkan menjadi bagian dari perjalanan dan proses perfilman di negeri ini,” ujarnya.

Tak lupa, dia mengucapkan terimakasih kepada seluruh rekan kerja dalam industri film yang telah membesarkannya. Dian pun berharap, para pelaku film di Tanah Air bisa terus menghasilkan karya-karya yang bermakna demi perkembangan industri film di Indonesia.

“Terimakasih kepada beliau-beliau yg sudah memberi kesempatan di awal karier saya (you kbow who you are), terimakasih kepada setiap crew, rekan kerja, kolega, produser dan sutradara yang pernah bekerja dengan saya, terimakasih atas kolaborasi dan rasa percaya pada saya, kepada ilmu, rasa, dan karsa yang telah dibagikan dan disumbangkan untuk karya karya kita bersama,” kata dia.

“Terimakasih kepada industri yang telah menjadi guru bagi kita semua, yang mengajarkan bahwa kerjasama itu lebih indah daripada kerja sendirian. Here’s to the upcoming years of working together in. Semoga kita bisa terus bikin film-film yang bermakna dan semakin dibutuhkan untuk perkembangan negeri ini,” ungkap Dian.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here